skip to main content

Kebiasaan Makan Udang Putih (Penaeus merguiensis De Man, 1888) di Perairan Morodemak

Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Jl. Prof Jacub Rais, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah-50275, Indonesia

Received: 28 Nov 2025; Revised: 10 Mar 2026; Accepted: 23 Apr 2026; Published: 23 Apr 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES)
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract
Udang putih (Penaeus merguiensis) merupakan salah satu komoditas utama dari sektor perikanan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan merupakan komoditas ekspor. Habitat alami udang putih yaitu berada pada perairan laut yang memiliki sedimen berlumpur atau berpasir. Ketersediaan sumber makanan alami udang sangat berpengaruh terhadap keberadaan komunitas udang di perairan terutama Perairan Morodemak. Perairan Morodemak memiliki hasil tangkapan utama salah satunya yaitu udang putih (Penaeus merguiensis), oleh karena itu perlunya didukung dengan pengelolaan sumber
daya yang baik sehingga dapat menjamin kelestarian biota dan habitatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kebiasaan udang putih dan kualitas Perairan Mordemak, yang dilaksanakan pada bulan Februari – Juli 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah metode kuantitatif. Penentuan titik lokasi pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan pertimbangan tertentu yaitu berada di area laut, muara dan mangrove. Hasil ditemukan jenis makanan berupa Bacillariophyceae, Chlorophyceae, Cyanophyceae, Euglenophyceae, Dinophyceae, Zooplankton, Crustacea dan jenis makanan yang tidak teridentifikasi. Hasil analisis frekuensi kejadian didapatkan bahwa frekuensi paling tinggi berada pada area mangrove yaitu 85,7%, jumlah lambung kosong tertinggi area mangrove sebesar 30%. Indeks isi lambung udang putih tertinggi berada pada area laut yaitu sebesar 0,19% dan nilai indeks similaritas pada ketiga lokasi penelitian dikategorikan tinggi. Hasil variabel kualitas air di lokasi penelitian diketahui bahwa variabel kualitas air sesuai dengan baku mutu dan sesuai untuk pertumbuhan udang putih.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Kebiasaan Makan Udang Putih (Penaeus merguiensis De Man, 1888) di Perairan Morodemak
Subject Kebiasaan Makan; Perairan Morodemak; Udang Putih
Type Research Instrument
  Download (155KB)    Indexing metadata
Email colleagues
Keywords: Kebiasaan Makan; Perairan Morodemak; Udang Putih.
Funding: PT. Cassanatama Naturindo

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Akbar, A., R. Rusaini, dan A. Rizal. 2023. Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Udang Kaki Putih (Penaeus vannamei) pada Suhu dan Salinitas yang Berbeda. Jurnal Ilmiah AgriSains, 24(2): 77- 84
  2. Ariefianti, T. P., Y. Nugroho, dan D. Payung. 2022. Identifikasi Sebaran Jenis Tumbuhan Kayu Tingkat Tiang dan Pohon Berdasarkan Ketinggian Tempat Di Bukit Pandamaran KHDTK ULM Mandiangin Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Sylva Scienteae, 5(6): 1015-1023
  3. Atmaja, Y.Y.D. dan B. Kurniadi. 2023. Kebiasaan Makanan Ikan Tilan (Mastacembelus erythrotaenia) di Sungai Landak Desa Kuala Mandor A Kabupaten Kubu Raya. Akuatik Tropis 2(1): 9-23
  4. Bucholtz, R.H., A.S. Meilvang, T. Cedhagen, dan J. T. Christensen. 2009. Biological Observations on the Mudskipper Pseudapocryptes elongatus in the Mekong Delta, Vietnam. Journal Of World Aquaculture Society. 40(6): 711- 723
  5. Effendi, M.I. 1978. Biologi Perikanan, Bagian 1. Study Natural History, Fakultas Perikanan, IPB. Bogor, 105 hlm
  6. Effendi, M.I. 1979. Metoda Biologi Perikanan. Cetakan I. Yayasan Dewi Sri. Bogor. 112 hlm
  7. Effendi, M.I. 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara, Yogyakarta,163 hlm
  8. Ighwerb, M. I., J. Hutabarat, E. Yudiati, dan R. Pribadi. 2021. Difference in Diet and Water Quality Influencing the Growth of the Newly Introduced Penaeus merguiensis Larva Culture. Indonesian Journal of Marine Sciences/Ilmu Kelautan, 26(3): 197-206
  9. Krisiyanto, K., S. Sunaryo, dan S. Redjeki. 2021. Komunitas Fitoplankton dan Kualitas Air Budidaya Udang Vannamei di Marine Science Techno Park Jepara. Journal of Marine Research, 10(4): 501-507
  10. Nasution, M. A., M. Mahendra, dan S. Suprizal. 2018. Kebiasaan Makan Ikan Layur (Lepturacanthus savala) di Perairan Desa Suak Indrapuri Kecamatan Johan Pahlawann Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Perikanan Tropis, 5(1):105-118
  11. Pane, A. R. P., dan A. Suman. 2020. Musim Pemijahan dan Ukuran Layak Tangkap Udang Jerbung (Penaeus merguiensis) di Perairan Dumai dan Sekitarnya, Riau. Dinamika Lingkungan Indonesia, 7(2): 81-88
  12. Pane, A. R. P., N. A. Pradisty, H. Widiyastuti, M. Fauzi, S. Mardlijah, R. Hanintyo, T. Noegroho, dan A. S. Panggabean. 2023. Exploitation Status and Spawning Potential Ratio of Banana Prawn (Penaeus merguiensis) After Trawling Ban in Kaimana, West Papua. Regional Studies in Marine Science, 61: 102884
  13. Patty, S. I., F. Y. Yalindua, dan P. S. Ibrahim. 2021. Analisis Kualitas Perairan Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara Berdasarkan Parameter Fisika- Kimia Air Laut. Jurnal Kelautan Tropis, 24(1): 113-122
  14. Prayitno, M. R. E., M. R. Hakim, dan A. Rahman. 2021. Dampak Rumpon terhadap Kebiasaan Makan dan Hubungannya dengan Keberlanjutan Sumberdaya Ikan. Marlin: Marine and Fisheries Science Technology Journal, 2(1): 43-54
  15. Prianto, E., N. K. Suryati, dan M. M. Kamal. 2012. Keberagaman Jenis dan Kebiasaan Makan Ikan di Muara Sungai Musi. Bawal, 4(1): 35–43
  16. Rahim, S. R., dan D. Oetama. 2024. Preferensi Habitat Udang Kipas (Thenus orientalis) di Perairan Selat Tiworo, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat. JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan). 8(2): 109-121
  17. Rosalina, D., dan D. Sofarini. 2021. Keanekaragaman Jenis Mangrove di Desa Rukam Kabupaten Bangka Barat. EnviroScienteae, 17(2): 57-61
  18. Romimohtarto, K. dan S. Juwana. 2001. Ilmu Pengetahuan Tentang Biota Laut. Penerbit Djambatan. Jakarta, 98 hlm
  19. Rusmidin, A. O., S. Bin, dan M. N. Nessa.2019. Hubungan Faktor Lingkungan dan Kepadatan Plankton pada Ekosistem Mangrove di Desa Tongke-Tongke. Lutjanus 24(2): 23-30
  20. Samadan, G. M., S. Supyan, R. Andriani, dan J. Juharni. 2020. Kelimpahan Plankton pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Kepadatan Berbeda di Tambak Lahan Pasir. Jurnal Ilmu Kelautan Kepulauan, 3(2): 222-229
  21. Se, A. N., P. Santoso, dan F. C. Liufeto. 2023. Pengaruh Perbedaan Suhu dan Salinitas Terhadap Pertumbuhan Post Larva Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Jurnal Vokasi Ilmu-Ilmu Perikanan (Jvip), 3(2): 84-89
  22. Sentosa, A. A., D. A. Hedianto, dan A. Suryandari. 2018. Kebiasaan Makanan dan Interaksi Trofik Komunitas Udang Penaeid di Perairan Aceh Timur. BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap, 9(3): 197-206
  23. Setiyowati, D., dan A. Mustofa. 2024. Kualitas Perairan Pantai Seribu Ranting Jepara. Jurnal Disprotek, 15(1): 81-86
  24. Syukri, M., dan M. Ilham. 2016. Pengaruh Salinitas Terhadap Sintasan dan Pertumbuhan Larva Udang Windu (Penaeus monodon). Jurnal Galung Tropica, 5(2): 86-96
  25. Taunay, P. N., E. Wibowo, dan S. Redjeki. 2013. Studi Komposisi Isi Lambung dan Kondisi Morfometri untuk Mengetahui Kebiasaan Makan Ikan Manyung (Arius thalassinus) yang Diperoleh di Wilayah Semarang. Journal Of Marine Research, 2(1): 87-95
  26. Widiani, I., T. A. Barus, dan H. Wahyuningsih. 2021. Population of White Shrimp (Penaeus merguiensis) in A Mangrove Ecosystem, Belawan, North Sumatra, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 22(12): 5367-5374
  27. Zainuri, M., N. Indriyawati, W. Syarifah, dan A. Fitriyah. 2023. Korelasi Intensitas Cahaya dan Suhu Terhadap Kelimpahan Fitoplankton di Perairan Estuari Ujung Piring Bangkalan. Buletin Oseanografi Marina, 12(1): 20-26

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.