Isolasi dan Karakterisasi Bakteri dari Sedimen Muara Sungai Tapak, Kota Semarang
DOI: https://doi.org/10.14710/marj.v12i1.44428
Abstract
Bakteri memainkan peran penting dalam proses dekomposisi bahan organik, penguraian limbah, dan siklus nutrien, yang semuanya penting untuk menjaga kualitas air dan mendukung kehidupan akuatik. Kelimpahan bakteri pada sedimen muara sungai memiliki hubungan yang erat dengan fungsi ekosistem dan kesehatan lingkungan perairan tersebut. Muara Sungai Tapak, Kecamatan Tugu, termasuk salah satu muara sungai yang mempunyai produktifitas tinggi dengan adanya penambahan zat-zat organik atau aliran nutrien yang berasal dari aliran sungai dan air laut. Akan tetapi, saat ini Muara Sungai Tapak menghadapi tekanan dari aktivitas manusia seperti pencemaran dari limbah domestik dan industri dari kelurahan Tambak Aji yang dapat mempengaruhi komposisi dan kelimpahan bakteri di perairan tersebut, sehingga berdampak negatif pada kesehatan manusia dan biota sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan karakterisasi bakteri di Muara Sungai Tapak. Penelitian ini dilakukan pada Januari – April 2024 dengan metode deskriptif eksploratif. Penelitian ini menggunakan sedimen sebagai sampel yang diambil pada 3 stasiun yaitu I (dekat industri), II (dekat tambak) dan III (dekat laut). Hasil dari penelitian ini yaitu Stasiun III memiliki kelimpahan bakteri tertinggi sebesar 1,49 x 106 CFU/mL, sedangkan Stasiun I sebesar 1,25 x 106 CFU/mL dan stasiun II sebesar 7,1 x 105 CFU/mL, dengan demikian kelimpahan bakteri terbanyak berada pada stasiun dekat laut, industri dan dekat tambak. Koloni bakteri pada sampel sedimen memiliki karakter morfologi yang didominasi bentuk bulat, elevasi cembung, tepi rata atau bergelombang serta berwarna putih susu dan putih keruh.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ashari, A. M. 2021. Diversitas Bakteri Pengurai Serasah Daun Mangrove Avicenna lanata di Hutan Mangrove Desa Sungai Bakau Besar. Jurnal Perikanan dan Kelautan. 11(2): 144-151.
Effendi, I. I. 2022. Identifikasi Bakteri: Metode Identifikasi dan Klasifikasi Bakteri (Vol. 1). Oceanum Press. Riau. 142 hlm.
Fajar, I., P.I. Yudha dan E.N. Made. 2022. Pengaruh Derajat Keasaman (pH) terhadap Pertumbuhan Bakteri Toleran Kromium heksavalen dari Sedimen Mangrove di Muara Tukad Mati, Bali. Current Trends in Aquatic Science. (1): 1-6.
Garre, A., J. A Egea., A. Esnoz., A. Palop and P. S. Fernandez. 2019. Tail Or Artefact Illustration Of The Impact That Uncertainty Of The Serial Dilution And Cell Enumeration Methods Has On Microbial Inactivation. Food Research International. 119: 76-83.
Handayani, N., A. Sabdaningsih., O.E. Jati dan D. Ayuningrum. 2023. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Endofit dari Akar Avicennia marina di Kawasan Mangrove Pantai Tirang, Semarang. Jurnal Pasir Laut. 7(2): 68-73.
Larasati, N. N., S.Y. Wulandari., L. Maslukah., M. Zainuri dan K. Kunarso. 2021. Kandungan Pencemar Detejen dan Kualitas Air di Perairan Muara Sungai Tapak, Semarang. Indonesian Journal of Oceanography. 3(1): 1-13.
Lew, S., Glińska-Lewczuk, K., Burandt, P., Kulesza, K., Kobus, S. dan Obolewski, K. 2022. Salinity As a Determinant Structuring Microbial Communities In Coastal Lakes. International Journal of Environmental Research and Public Health. 19(8): 4592.
Mahrus, I. H., Widyorini, N. dan Taufani, W. T. 2020. Analisis Kelimpahan Bakteri di Perairan Bermangrove dan Tidak Bermangrove di Perairan Pantai Ujung Piring, Jepara. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES). 8(4): 265-274.
Mukanthi, D., A. Jayuska., M. Makmur dan N. Idiawati. 2021. Kajian Kualitas Air Laut dan Dosis Cesium 137 pada Biota di Pantai Gosong, Kalimantan Barat sebagai Calon Tapak PLTN. Jurnal Pengembangan Energi Nuklir. 23(2):109-117.
Nurdiana, F., P.G.S. Julyantoro dan E.W. Suryaningtyas. 2019. Kelimpahan Bakteri Coliform pada Musim Kemarau di Perairan Laut Celukanbawang, Provinsi Bali. Journal Trends in Aquatic Science II. 1(1): 101-107.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lampiran IV.
Rizqoh, D., W.O. Kumala., Sipriyadi., B. Sinuhaji dan Oktoviani. 2021. Potensi Bakteri Endofit Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) Menghambat Bakteri Penyebab Infeksi pada Manusia. Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan. 6(3): 194-204.
Rompis, T. J., W. Bodhi dan F. Budiarso. 2018. Uji Resistensi Bakteri terhadap Arsen yang di Isolasi dari Sedimen di Muara Sungai Totok. Jurnal e-Biomedik (eBm). 6(2): 129-134.
Rosmania, R dan Y. Yuniar. 2021. Pengaruh Waktu Penyimpanan Inokulum Escherichia coli dan Staphilococcus aureus pada Suhu Dingin terhadap Jumlah Sel Bakteri di Laboratorium Mikrobiologi. Jurnal Penelitian Sains. 23(3):117-124.
Safriana, N., O. Lambui dan Ramadanil. 2019. Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Hutan (Piper aduncum L.) terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans. Biocelebes. 13(1): 65- 75.
Turnip, S. P., A. Djunaedi dan S. Sunaryo. 2021. Evaluasi Kesesuaian Perairan sebagai Kawasan Budidaya Kappaphycus alvarezii Doty 1985 (Florideophyceae: Solieriaceae), di Kecamatan Jepara. Journal of Marine Research. 10(3): 369-376.
Wulansari, A., M. Aqlinia., W. Wijanarka dan B. Raharja. 2019. Isolasi Bakteri Endofit dari Tanaman Bangle (Zingiber cassumunar Roxb.) dan Uji Aktivitas Antibakterinya Terhadap Bakteri Penyebab Penyakit Kulit Staphylococcus Epidermidis dan Pseudomonas aeruginosa. Berkala Bioteknologi. 2(2): 25-36.
Copyright (c) 2025 Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.