PENGARUH JENIS SPRAYER TERHADAP EFEKTIVITAS DIRECT EVAPORATIVE COOLING DENGAN COOLING PAD SERABUT KELAPA

Rizky Pratama Rachman, Bambang Yunianto

Abstract


Teknologi evaporative cooler berawal dari konsep pendinginan udara dengan media air. Prinsipnya adalah mengontakkan udara dengan butiran air, sehingga terjadi perpindahan panas dari udara ke air yang mengakibatkan temperatur udara turun dan kelembapan naik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh jenis sprayer terhadap efektivitas pada direct evaporative cooler. Pada evaporative cooling dilengkapi dengan cooling pad yang berbahan fiber coconut yang ekonomis, cooling pad berfungsi sebagai wetted media bagi udara yang berfungsi sebagai pendinginan awal. Variabel penelitian adalah jenis water sprayer dengan variasi 1, 5 dan 7 lubang. Penurunan temperatur bola kering (Dry Bulb Temperature) dan kenaikan kelembapan relatif (Relative Humidity) merupakan hal yang dibahas dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis water sprayer berpengaruh terhadap penurunan temperatur dan kenaikan kelembaban udara keluaran direct evaporative cooler yang mana berpengaruh terhadap efektivitasnya. Pada direct evaporative cooler pemasangan sprayer 1 lubang mempunyai  efektivitas 0,79 yaitu yang paling tinggi diantara 5 lubang sebesar 0,78 dan 7 lubang sebesar 0,74.

Keywords


direct evaporative cooling, cooling pad, sprayer

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Jurnal Teknik mesin by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jtm is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats