BibTex Citation Data :
@article{JTM48140, author = {Bagus Saputro and Gunawan Haryadi and Yusuf Umardani}, title = {ANALISIS KEANDALAN PADA KOMPONEN VALVE DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED INSPECTION (RBI) DAN PERHITUNGAN MEAN TIME TO FAILURE (MTTF) DI PERUSAHAAN PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM)}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {4}, year = {2024}, keywords = {keandalan; mttf; perawatan; rbi; valve}, abstract = { Air merupakan salah satu sumber utama kehidupan manusia yang kebutuhannya akan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Pemenuhan kebutuhan air dapat dilakukan dengan sistem perpipaan atau non perpipaan. Proses perpipaan membutuhkan sistem waterflow yang berpengaruh pada mesin pompa ketika saluran air tersumbat oleh partikel ataupun karena sungainya mengering pihak instansi dapat mengetahui kekurangan dari debit air yang dihasilkan,sehingga dapat mematikan pompa dikarenakan aliran pipa tidak berjalan dengan baik. Pada sistem perpipaan yang baik terdapat beberapa bagian yang berperan penting untuk menjaga aliran air dalam keadaan yang normal, yaitu peran dari valve. Kerusakan pada valve tersebut dapat mempengeruhi dari segi kualitas produksi pada sistem perpipaan yang ada pada perusahaan air minum terkait. Dalam menghadapi permasalahan tersebut maka diperlukan nya sebuah sistem perawatan atau mainternance yang baik dan terjadwal. Agar sistem ebih terjadwal maka perlu diketahui reliability dari masing-masing komponen kritis pada valve yang digunakan. Reliability didapatkan dengan menggunakan metode risk based inspection dan perhitungan dari nilai mean time to failure untuk menentukan penyebab kerusakan pada komponen kritis. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah tujuh komponen krittis dari beberapa jenis valve yang digunakan yang memiliki nilai MTTF yaitu Disc ─ Check Valve adalah 7.199,42 jam; Handwheel ─ Check Valve adalah 3.599,71 jam; Disc ─ Gate Valve adalah 2.159,82 jam; Handwheel ─ Gate Valve adalah 4.319,65 jam; Stem ─ Butterfly Valve adalah 2.880,18 jam; Disc ─ Butterfly Valve adalah 5.760,36 jam; Handwheel ─ Butterfly Valve adalah 2.880,18 jam. Dari nilai tersebut dibuatlah jadwal perbaikan pada setiap komponen kritis pada valve. }, issn = {2303-1972}, pages = {105--116} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/48140} }
Refworks Citation Data :
Air merupakan salah satu sumber utama kehidupan manusia yang kebutuhannya akan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Pemenuhan kebutuhan air dapat dilakukan dengan sistem perpipaan atau non perpipaan. Proses perpipaan membutuhkan sistem waterflow yang berpengaruh pada mesin pompa ketika saluran air tersumbat oleh partikel ataupun karena sungainya mengering pihak instansi dapat mengetahui kekurangan dari debit air yang dihasilkan,sehingga dapat mematikan pompa dikarenakan aliran pipa tidak berjalan dengan baik. Pada sistem perpipaan yang baik terdapat beberapa bagian yang berperan penting untuk menjaga aliran air dalam keadaan yang normal, yaitu peran dari valve. Kerusakan pada valve tersebut dapat mempengeruhi dari segi kualitas produksi pada sistem perpipaan yang ada pada perusahaan air minum terkait. Dalam menghadapi permasalahan tersebut maka diperlukan nya sebuah sistem perawatan atau mainternance yang baik dan terjadwal. Agar sistem ebih terjadwal maka perlu diketahui reliability dari masing-masing komponen kritis pada valve yang digunakan. Reliability didapatkan dengan menggunakan metode risk based inspection dan perhitungan dari nilai mean time to failure untuk menentukan penyebab kerusakan pada komponen kritis. Hasil yang diperoleh pada analisis tersebut adalah tujuh komponen krittis dari beberapa jenis valve yang digunakan yang memiliki nilai MTTF yaitu Disc ─ Check Valve adalah 7.199,42 jam; Handwheel ─ Check Valve adalah 3.599,71 jam; Disc ─ Gate Valve adalah 2.159,82 jam; Handwheel ─ Gate Valve adalah 4.319,65 jam; Stem ─ Butterfly Valve adalah 2.880,18 jam; Disc ─ Butterfly Valve adalah 5.760,36 jam; Handwheel ─ Butterfly Valve adalah 2.880,18 jam. Dari nilai tersebut dibuatlah jadwal perbaikan pada setiap komponen kritis pada valve.
Last update: