BibTex Citation Data :
@article{JTM46824, author = {Vinsensius Farel and Toni Prahasto and Joga Setiawan}, title = {ANALISIS PENGARUH KOEFISIEN DAMPER DAN KONSTANTA PEGAS PADA SUSPENSI TERHADAP RIDE DAN HANDLING DENGAN METODE PENGUJIAN STEP STEER TEST DAN DOUBLE LANE CHANGE TEST}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {3}, year = {2024}, keywords = {coefficient damper; handling; mitsubishi galant; ride; spring constant}, abstract = { Penggunaan kendaraan semakin meningkat karena mampu meningkatkan efektivitas manusia saat berpergian, sehingga aspek kenyamanan dan handling menjadi fokus utama. Kenyamanan mengacu pada kemampuan sistem suspensi yang mampu meredam getaran ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata, sementara handling berfungsi untuk mempertahankan kestabilan saat melakukan manuver. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konstanta pegas dan koefisien damper pada kendaraan dengan penggerak f ront-wheel drive (FWD) dan all-wheel drive (AWD) terhadap ride dan handling saat melakukan double lane change test dan step steer test . Mendapatkan hasil analisis variasi koefisien damper suspensi kendaraan FWD dan AWD terhadap ride dan handling kendaraan. Analisis ini menggunakan software Altair MotionView 2022 dengan metode multi-body dynamics . Parameter data yang digunakan meliputi berat kendaraan, jenis suspensi, tinggi pusat gravitasi, spesifikasi roda, koefisien damper, dan konstanta pegas. Variasi simulasi tiga kondisi: mengurangi, menggunakan referensi model, dan meningkatkan nilai koefisien damper serta konstanta pegas. Pengujian dinamika kendaraan dilakukan menggunakan standar ISO step steer test dan double lane change test . Karakteristik kenyamanan dan handling kendaraan dapat ditentukan melalui parameter steering wheel angle , lateral acceleration , yaw rate , roll angle , vehicle sideslip angle . Hasil dari penelitian ini menentukan ride dan handling pada kendaraan FWD nilai konstanta pegas depan dan belakang 26,2 N/mm, 27,51 N/mm dan nilai koefisien damper suspensi depan dan belakang 5,60 dan 5,74. Pada kendaraan AWD nilai konstanta pegas pada suspensi depan dan belakang masing-masing 31,44 N/mm dan 26,2 N/mm dan koefisien damper masing-masing 6,14 dan 5,60 yang mana merupakan nilai konstanta pegas dan koefisien damper yang paling tinggi cenderung lebih stabil dan kendaraan memiliki karakteristik understeer saat melakukan pengujian step steep test dan double lane change bedasarakan parameter pengujian dinamika kendaraan. }, issn = {2303-1972}, pages = {411--418} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/46824} }
Refworks Citation Data :
Penggunaan kendaraan semakin meningkat karena mampu meningkatkan efektivitas manusia saat berpergian, sehingga aspek kenyamanan dan handling menjadi fokus utama. Kenyamanan mengacu pada kemampuan sistem suspensi yang mampu meredam getaran ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata, sementara handling berfungsi untuk mempertahankan kestabilan saat melakukan manuver. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konstanta pegas dan koefisien damper pada kendaraan dengan penggerak front-wheel drive (FWD) dan all-wheel drive (AWD) terhadap ride dan handling saat melakukan double lane change test dan step steer test . Mendapatkan hasil analisis variasi koefisien damper suspensi kendaraan FWD dan AWD terhadap ride dan handling kendaraan. Analisis ini menggunakan software Altair MotionView 2022 dengan metode multi-body dynamics. Parameter data yang digunakan meliputi berat kendaraan, jenis suspensi, tinggi pusat gravitasi, spesifikasi roda, koefisien damper, dan konstanta pegas. Variasi simulasi tiga kondisi: mengurangi, menggunakan referensi model, dan meningkatkan nilai koefisien damper serta konstanta pegas. Pengujian dinamika kendaraan dilakukan menggunakan standar ISO step steer test dan double lane change test. Karakteristik kenyamanan dan handling kendaraan dapat ditentukan melalui parameter steering wheel angle, lateral acceleration, yaw rate, roll angle, vehicle sideslip angle. Hasil dari penelitian ini menentukan ride dan handling pada kendaraan FWD nilai konstanta pegas depan dan belakang 26,2 N/mm, 27,51 N/mm dan nilai koefisien damper suspensi depan dan belakang 5,60 dan 5,74. Pada kendaraan AWD nilai konstanta pegas pada suspensi depan dan belakang masing-masing 31,44 N/mm dan 26,2 N/mm dan koefisien damper masing-masing 6,14 dan 5,60 yang mana merupakan nilai konstanta pegas dan koefisien damper yang paling tinggi cenderung lebih stabil dan kendaraan memiliki karakteristik understeer saat melakukan pengujian step steep test dan double lane change bedasarakan parameter pengujian dinamika kendaraan.
Last update: