skip to main content

UJI EFEKTIVITAS AIR HEATER DENGAN FLUIDA PANAS BERUBAH TERHADAP WAKTU

*Akmal Hafidh Purnomo  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Bambang Yunianto  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Muchammad Muchammad  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Permasalahan konsumsi energi listrik yang tinggi pada sistem pemanas dan pendingin ruangan atau HVAC (heating, ventilation, and air conditioning system), membuat energi terbarukan sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Sumber energi terbarukan seperti energi matahari, panas bumi, dan angin digunakan dalam mengurangi konsumsi energi listrik yaitu difungsikan untuk menghangatkan ruangan (space heating), pengeringan hasil pertanian, mencairkan jalanan penuh salju, pemanasan tanah pertanian (soil heating), pemanas rumah kaca (greenhouse heating), dan pemandian air panas. heat exchanger merupakan alat penghantar panas yang dapat melakukan transfer energi dari fluida dengan suhu panas ke fluida bersuhu dingin atau pun sebaliknya yang dapat dipakai pada pengaplikasian pengeringan produk-produk yang dihasilkan oleh para petani, perkebunan, dan perikanan skala besar atau kecil. Dikarenakan fungsi heat exchanger sebagai pemanas ruangan, maka dilakukan pengujian kinerja efektivitas pada penelitian alat air heater heat exchanger yang dilaksanakan di Lab Thermofluida, Departemen Teknik Mesin, Universitas Diponegoro. Pada pengujian ini dilakukan beberapa variasi debit aliran air dan kecepatan udara. Debit aliran air terdapat variasi 5 liter/menit, 2,5 liter/menit, dan 0 liter. Pada variasi kecepatan udara terdapat kecepatan 3,6 m/s, 2,7 m/s, dan 1,8 m/s. Analisis yang didapatkan pada penelitian yaitu nilai efektivitas paling besar terjadi pada variasi debit aliran air 2,5 liter/menit dengan kecepatan udara 1,8 m/s dengan nilai efektivitas maksimal 0,622 dan minimal 0,521.

Fulltext View|Download
Keywords: air heater; effectiveness; heat exchanger; heat transfer; renewable energy
  1. Qin, D., Liu, J. and Zhang, G. (2021) ‘A novel solar-geothermal system integrated with earth–to–air heat exchanger and solar air heater with phase change material—numerical modelling, experimental calibration and parametrical analysis’, Journal of Building Engineering, 35(October 2020), p. 101971. Available at: https://doi.org/10.1016/j.jobe.2020.101971
  2. Pandey, F., Kuntjoro, Y.D. and Uksan, A. (2022) ‘Perancangan Sistem Pemanas Ruangan dengan Memanfaatkan Energi Panas dari Brine di Lapangan Panas Bumi Wayang Windu’, Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), pp. 2836– 2846. Available at: http://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/3166
  3. Juliartha, I.G.L.R., Mirmanto and Okariawan (2018) ‘Pengaruh Massflow Dan Suhu Air Panas Pada Heat Exchanger Pipa-Pipa Parallel Terhadap Laju Perpindahan Panas Di Dalam Ruangan Pemanas’, Jurnal Teknik Mesin, 1(1), pp. 1–16. Available at: http://eprints.unram.ac.id/id/eprint/5266
  4. Azwinur and Zulkifli (2019) ‘Kaji Eksperimental Pengaruh Baffle Pada Alat’, SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 13(1), pp. 8–14
  5. Tambunan, J.F. (2016) Pengendali Temperatur Fluida Pada Heat Predictive Control ( Gpc )
  6. Robiyanyusra, Gani, U.A. and Taufiqurrahman, M. (2021) ‘Analisis Efektivitas Laju Perpindahan Panas Alat Penukar Kalor Tipe Double Pipe’, Jurnal Teknologi Rekayas Teknik Mesin (JTRAIN), 2(2), pp. 97–104
  7. Darliansyah, I. (2005) ‘Evaluasi Kinerja Heat Exchanger 11E-25 pada Preheating Section Dalam Crude Distilling Unit di PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap’, Hilos Tensados, 1, pp. 1–476
  8. Sinaga, A. (2019) ‘Pengaruh Air Heater Terhadap Peningkatan Efisiensi Boiler Pada Unit 3 Pltu Pt . Pln ( Persero ) Unit Pelaksana Pembangkitan Belawan.’, Teknik Mesin, pp. 1–78
  9. S, R.M. and Ghofur, A. (2019) ‘Analisis Performa Primary Air Heater (Pah) Pltu Asam Asam Unit I – Kalimantan Selatan’, Jtam Rotary, 1(2), p. 173. Available at: https://doi.org/10.20527/jtam_rotary.v1i2.1747
  10. Ratnawati, R. and Salim, A. (2018) ‘Desain Ulang Alat Penukar Kalor Tipe Shell 52 and Tube Dengan Material Tube Carbon Stell Dan Stainless Stell 304’, Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin, 7(1), pp. 74–80. Available at: https://doi.org/10.24127/trb.v7i1.712

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.