BibTex Citation Data :
@article{JTM46030, author = {Daffa Prahananda and MSK Tony Utomo and Eflita Yohana}, title = {PEMODELAN NUMERIK PENGARUH CO-FIRING WOOD PELLET PADA TEMPERATUR PEMBAKARAN DAN EMISI CO2 PADA BOILER STOKER}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {3}, year = {2024}, keywords = {biomassa; co-firing; wood pellet}, abstract = { Meningkatnya penggunaan bahan bakar fossil dapat menyebabkan peningkatan gas rumah kaca yang berdampak buruk bagi lingkungan. Untuk mengurangi dampak buruk ini dapat digunakan bahan bakar dari sumber energi alternatif seperti biomassa. Co-firing biomassa menjadi salah satu solusi yang sering digunakan untuk meningkatkan porsi penggunaan energi terbarukan. Co-firing memiliki keuntungan pengaplikasian yang mudah dan murah. Aspek yang harus diperhatikan ketika melakukan co-firing adalah temperatur tungku dan emisi gas buang. Penelitian ini menggunakan metode simulasi computational fluid dynamic dengan model turbulensi k-epsilon realizable. Beberapa parameter dalam penelitian ini meliputi temperatur pada tungku, dan emisi gas CO 2 pada tungku boiler stoker. Hasil penelitian ini menunjukkan penurunan suhu tungku sebesar 9.3% akibat pembakaran co-firing , dan CO 2 meningkat sebesar 65%. }, issn = {2303-1972}, pages = {130--133} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/46030} }
Refworks Citation Data :
Meningkatnya penggunaan bahan bakar fossil dapat menyebabkan peningkatan gas rumah kaca yang berdampak buruk bagi lingkungan. Untuk mengurangi dampak buruk ini dapat digunakan bahan bakar dari sumber energi alternatif seperti biomassa. Co-firing biomassa menjadi salah satu solusi yang sering digunakan untuk meningkatkan porsi penggunaan energi terbarukan. Co-firing memiliki keuntungan pengaplikasian yang mudah dan murah. Aspek yang harus diperhatikan ketika melakukan co-firing adalah temperatur tungku dan emisi gas buang. Penelitian ini menggunakan metode simulasi computational fluid dynamic dengan model turbulensi k-epsilon realizable. Beberapa parameter dalam penelitian ini meliputi temperatur pada tungku, dan emisi gas CO2 pada tungku boiler stoker. Hasil penelitian ini menunjukkan penurunan suhu tungku sebesar 9.3% akibat pembakaran co-firing, dan CO2 meningkat sebesar 65%.
Last update: