skip to main content

STUDI NUMERIK PERFORMA HIDRODINAMIKA PONTOON PESAWAT TERBANG AMFIBI BERKAPASITAS 17 PENUMPANG

*Zakaria Rahmanu  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Eflita Yohana  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Mohammad Tauviqirrahman  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.504 pulau dan 77% wilayahnya berupa lautan. Konektivitas antar pulau di Indonesia sangat penting untuk meningkatkan aksesibilitas demi berkembangnya kegiatan pariwisata, edukasi, serta kesehatan. Pesawat menjadi moda transportasi paling efisien dalam hal waktu untuk konektivitas ribuan pulau di Indonesia. Namun, infrastruktur di Indonesia masih belum merata dengan keberadaan landasan pacu yang menjadi kendala bagi pesawat. Pesawat amfibi dapat menjadi solusi untuk meningkatkan konektivitas di wilayah kepulauan Indonesia karena kemampuannya yang dapat lepas landas dan mendarat di darat maupun permukaan air. Untuk dapat mengapung di permukaan air, terdapat pontoon pada pesawat amfibi. Pontoon pada pesawat amfibi sangat krusial karena kompleksitas aliran yang ditimbulkan ketika bergerak di permukaan air. Analisis dengan komputasi dinamika fluida digunakan untuk menganalisis karakteristik pontoon yang berupa resistansi dan pola aliran. Massa total pesawat amfibi divariasikan untuk dianalisis pengaruhnya terhadap resistansi dan pola aliran yang terjadi. Semakin berat massa total pesawat amfibi, maka kedalaman tenggelam (draught) dari pontoon akan semakin dalam. Hal ini mengakibatkan permukaan sentuh antara dinding pontoon dengan air semakin luas dan resistansi semakin besar.

Fulltext View|Download
Keywords: massa; pola aliran; pontoon; resistansi
  1. R. Cribb dan M. Ford, “Indonesia as an Archipelago: Managing Islands, Managing the Seas,” dalam Indonesia Beyond the Water’s Edge: Managing an Archipelagic State, Institute of Southeast Asian Studies, 2009. [Daring]. Tersedia pada: www.thecanadianencyclopedia.com/,
  2. A. Utomo, Gunawan, dan Yanuar, “Biomimetics design optimization and drag reduction analysis for indonesia n219 seaplanes catamaran float,” Processes, vol. 9, no. 11, Nov 2021, doi: 10.3390/pr9112024
  3. R. A. Ghifari dan E. Ahyudanari, “Analisis Transportasi Seaplane terhadap Konektivitas Antar Pulau di Kabupaten Halmahera Selatan,” Jurnal Teknik ITS, vol. 10, no. 2, 2021
  4. S. Sunarti, “Transportation Limitation Access to the Small Islands (Case Study: Banggai Laut Regency),” dalam IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, Institute of Physics Publishing, Feb 2018. doi: 10.1088/1755-1315/123/1/012018
  5. Y. Guo, D. Ma, M. Yang, dan X. Liu, “Numerical analysis of the take-off performance of a seaplane in calm water,” Applied Sciences (Switzerland), vol. 11, no. 14, Jul 2021, doi: 10.3390/app11146442
  6. Yanuar dkk., “Numerical and Experimental Analysis of Total Hull Resistance on Floating Catamaran Pontoon for N219 Seaplanes based on Biomimetics Design with Clearance Configuration,” International Journal of Technology, vol. 11, no. 7, hlm. 1397–1405, 2020, doi: 10.14716/ijtech.v11i7.4503
  7. Y. Guo, D. Ma, M. Yang, H. Hu, dan X. Liu, “Numerical investigation on the resistance characteristics of a flying boat planing in calm water,” Applied Ocean Research, vol. 117, Des 2021, doi: 10.1016/j.apor.2021.102929
  8. M. H. N. Aliffrananda, A. Sulisetyono, Y. A. Hermawan, dan A. Zubaydi, “Numerical Analysis of Floatplane Porpoising Instability in Calm Water During Takeoff,” International Journal of Technology, vol. 13, no. 1, hlm. 190–201, 2022, doi: 10.14716/ijtech.v13i1.4903
  9. ANSYS, ANSYS Fluent User’s Guide. Canonsburg: ANSYS, Inc, 2013
  10. A. Seth dan R. P. Liem, “Amphibious aircraft developments: Computational studies of hydrofoil design for improvements in water-takeoffs,” Aerospace, vol. 8, no. 1, hlm. 1–31, Jan 2021, doi: 10.3390/aerospace8010010

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.