Pengujian tarik merupakan salah satu pengujian untuk mengetahui sifat mekanik suatu material. Selain itu, hasil dari pengujian tarik dapat menunjukkan nilai modulus elastisitas (E) dan Poisson’s ratio (v) dan strain hardening exponent (n) digunakan dalam desain proses pembentukan logam. Pengujian tarik secara terputus dilakukan untuk mendapatkan nilai E, v, dan n menggunakan universal testing machine SM 1000. Penelitian ini menggunakan baja karbon rendah AISI 1018 berbentuk pelat sebagai spesimen uji tarik. Selain itu, uji kekerasan Vickers menggunakan alat micro Vickers hardness digunakan memperkuat hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan nilai modulus elastisitas sebesar 200 GPa pada true stress-strain, Poisson’s ratio sebesar 0,59, dan strain hardening exponent sebesar 0,20. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan lebih banyak spesimen dan material yang berbeda untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Last update:
Last update: