Estimasi Berat dan Tinggi Badan Orang Jawa Dari Pengukuran Telapak Kaki Menggunakan Digital Foot Scanner

*Angga Pramuditia Valiandi  -  Mahasiswa Program Studi S-1, Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Dwi Basuki Wibowo  -  Center for Biomechanics, UPT Lab. Terpadu, UNDIP, Semarang, Indonesia
Published: 3 Jan 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Telapak kaki manusia mengandung informasi untuk berbagai keperluan diantaranya yaitu untuk menganalisis tipe telapak kaki (flat foot, normal, dan high arch),  menentukan ukuran sepatu, tipe kaki cacat dan normal, serta identifikasi pelaku tindak kejahatan dari jejak telapak kaki yang ditinggalkan. Penelitian ini bertujuan mencari korelasi antara panjang kaki (FL, foot length), lebar kaki (FW, foot width), dan luas kontak telapak kaki (FAC, foot area contact) terhadap jenis kelamin, tinggi badan (BH, body height), dan berat badan (BM, body mass) orang Jawa. FL, FW, dan FAC diperoleh dari hasil pemindaian (scanning) telapak kaki menggunakan digital foot scanner dan diolah menggunakan software MATLAB. Seratus dua mahasiswa Departemen Teknik Mesin (DTM) UNDIP dengan usia dan berat badan rata-rata 20 tahun (antara 17 – 26 tahun) dan 63.3 kg (antara 39 – 129 kg) diminta melakukan scanning tersebut. Hasilnya terdapat korelasi yang signifikan antara FL dan BH (r = 0.771), FL dan BM (r = 0.697), FW dan BH (r = 0.646), FW dan BM (r = 0.697), serta FAC dan BM (r = 0.733) keseluruhan subyek penelitian sedangkan antara FAC dan BH tidak terdapat korelasi baik untuk keseluruhan subyek penelitian maupun berdasarkan jenis kelamin (r = 0.449 dan r = 0.320)
Keywords: berat badan, tinggi badan, orang jawa, foot scanner, telapak kaki

Article Metrics: