PELAPISAN STAINLESS STEEL AISI 304 MENGGUNAKAN NIKEL (Ni) MELALUI PROSES ELEKTROPLATING

*Yoga Setiawan Ady Nugroho  -  Mahasiswa Program Studi S-1 Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sulistyo Sulistyo  -  Dosen Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Jan 2017.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Elektroplating adalah proses pelapisan logam memanfaatkan arus listrik melalui media larutan elektrolit. Material mesh stainless steel (SS) 304 dipilih mudah diperoleh dan relatif murah dan memiliki ketahanan pada suhu relatif tinggi. Dipakai lapisan nikel (Ni) untuk meningkatkan ketahanan korosi  material SS pada rentang suhu 600-1000 °C yang dapat dipakai sebagai material alternatif interkonek solid oxide fuel cell (SOFC). Penelitian ini membahas proses elektroplating material SS 304 yang dilapisi material Ni dengan mengontrol variasi arus listrik dan waktu yang digunakan pada proses elektroplating memanfaatkan larutan Ni. Variasi arus listrik yang digunakan 0,5 ampere, 1 ampere, 1,5 ampere dan variasi waktu selama 60 detik, 120 detik, 180 detik. Pada proses elektroplating digunakan larutan elektrolit dengan komposisi: nikel sulfat 300 gr/L, nikel klorida 30 gr/L, dan asam borak 30 gr/L yang ditambahkan dengan brighteners (satu) I 15 mL dan brighteners (dua) II 1 mL. Pengukuran ketebalan menggunakan mikroskop optik dibantu perangkat lunak imageraster dan scanning electron microscope (SEM). Hasil ketebalan lapisan minimum diperoleh 0,69 µm pada arus listrik 0,5 ampere dan waktu 60 detik dan pada arus listrik 1,5 ampere dan waktu 180 detik diperoleh ketebalan maksimum  lapisan Ni sebesar  5,32 µm.
Keywords: arus listrik, elektroplating, nikel, Stainless Steel AISI 304, waktu pelapisan

Article Metrics: