skip to main content

PERSEPSI PEMILIH DISABILITAS TENTANG PELAKSANAAN PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 DI KABUPATEN PATI

*Hanifa Inestiyani  -  S1 Ilmu Pemerintahan, Indonesia
Puji Astuti  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Pemilu merupakan salah satu sarana utama dalam sistem demokrasi untuk memastikan partisipasi politik warga negara, termasuk penyandang disablitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pemilih disabilitas tentang pelaksanaan pemilu tahun 2024 di Kabupaten Pati dengan fokus pada tiga indikator utama, yaitu aksesibilitas informasi pemilu, ketersediaan fasilitas ramah disabilitas di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan jaminan kebebasan memilih tanpa tekanan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian mix-method dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan tabulasi silang untuk memahami pola persepsi yang muncul berdasarkan kategori persepsi kognitif, afektif, dan motorik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemilu tahun 2024 di Kabupaten Pati telah terlaksana dengan baik dilihat dari aspek pelaksanaan pemilu yang ideal menurut Konvensi Penyandang Disabilitas Tahun 2007. Jika dari persepsi pemilih disabilitas, berdasarkan persepsi kognitif dan afektif pemilih disabilitas menunjukkan hasil yang positif namun persepsi motorik hasilnya adalah negatif, hal ini berarti masih banyak pemilih disabilitas yang memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam pemilu. Kesimpulan yang didapatkan adalah pelaksanaan pemilu tahun 2024 di Kabupaten Pati sudah baik, akan tetapi akibat dari faktor lainnya, persepsi motorik pemilih disabilitas negatif yang menyebabkan partisipasi rendah. Saran yang dapat diberikan adalah memberikan fasilitas yang lebih inklusif lagi untuk pemilu kedepannya. Kata Kunci: Pemilu, Disabilitas, Aksesibilitas, Persepsi
Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.