skip to main content

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDI-P) UNTUK MENINGKATKAN CITRA PARTAI PADA KALANGAN GENERASI Z DI KOTA SEMARANG

*Disela Isyananda  -  S1 Ilmu Pemerintahan, Indonesia
Yuwanto Yuwanto  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Partai politik merupakan kelompok terstruktur yang beranggotakan individu dengan kesamaan nilai dan tujuan untuk meraih posisi pemerintahan, dengan salah satu fungsi utamanya sebagai sarana komunikasi politik. Dalam menjalankan fungsinya, partai politik memerlukan proses pengakaran (internalisasi) dan pelembagaan (institusionalisasi). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik PDI Perjuangan dalam membangun citra politik di Kota Semarang dan mengkaji pandangan Generasi Z terhadapnya. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode penelitian campuran (mixed method), penelitian ini menggabungkan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, serta pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap responden Generasi Z di Kota Semarang. PDI Perjuangan Kota Semarang telah menerapkan strategi komunikasi politik untuk membangun citra partai di kalangan Generasi Z melalui empat (4) indikator utama. Dalam aspek komunikator politik, partai telah membangun komunikasi struktural yang melibatkan kader muda melalui organisasi sayap muda BMI dan TMP. Pesan politik dikemas secara adaptif dan relevan dengan kehidupan Generasi Z, seperti kegiatan bantuan sosial, olahraga, dan diskusi interaktif. Pada indikator sasaran politik, partai menunjukkan pemahaman mendalam tentang karakteristik Generasi Z dengan mengadopsi pendekatan komunikasi informal dan interaktif. Namun, terdapat kelemahan dalam indikator media politik, dimana PDI Perjuangan Kota Semarang dan organisasi sayap muda belum maksimal dalam mengelola media sosial dan evaluasi engagement. Berdasarkan survei terhadap 25 responden Generasi Z di Kota Semarang, ditemukan bahwa mayoritas memiliki pengetahuan baik tentang PDI Perjuangan dan memberikan penilaian positif terhadap kinerja partai, akan tetapi masih belum optimal dalam aspek afeksi atau kedekatan emosional. Hal ini menunjukkan bahwa meski strategi komunikasi politik telah berhasil membangun pemahaman dan penilaian positif, partai politik masih perlu meningkatkan upaya untuk membangun kedekatan emosional dengan Generasi Z. Kata Kunci: Strategi Komunikasi Politik, Citra Partai, PDI-P, Generasi Z, Kota Semarang
Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.