Pemetaan Tingkat Kerawanan Bencana Tsunami Menggunakan Data Penginderaan Jauh di Pesisir Selatan Kabupaten Pacitan Jawa Timur

*Surya Agung Nugroho  -  , Indonesia
Agus Anugroho Dwisuryoputro  -  , Indonesia
Agus Indarjo  -  , Indonesia
Published: 29 Apr 2014.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Secara geologis pesisir selatan Kabupaten Pacitan berada di jalur subduksi atau pertemuan dua lempeng besar yang saling bertumbukan, yaitu lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia. Pergerakan lempeng tektonik di kawasan ini sering kali menyebabkan terjadinya gempa besar yang dapat memicu terjadinya tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan bencana tsunami di pesisir selatan Kabupaten Pacitan Jawa Timur.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2012 sampai Maret  2013 di kawasan Pesisir selatan Kabupaten Pacitan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan mengkaji tentang tingkat kerawanan tsunami yang diakibatkan oleh gempa bumi didasar laut.Hasil penelitian menunjukan peta kerawanan wilayah tsunami yang terdiri dari lima kelas, antara lain kelas sangat rawan dengan total luas 681,36 Ha atau 0,86%. Kelas rawan dengan total luas 2403,80 Ha atau 3,05%. Kelas agak rawan memiliki luas area 7678,00 Ha atau 9,75%. Kelas aman memiliki luas area 46074,48 Ha atau 58,54% dan Kelas sangat aman memiliki luas area 21854,30 Ha atau 27,77%.
Keywords: Tsunami, Pesisir Selatan, Penginderaan Jauh, Pacitan

Article Metrics: