POTENSI YEAST DALAM FERMENTASI ALGINOFIT Sargassum polycystum C.A Agardh DENGAN HIDROLISIS ASAM SULFAT UNTUK PEMBUATAN BIOETANOL

*Nur Indah Febriani  -  Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro Kampus Tembalang, Semarang 50275 Telp/Fax. 024-7474698, Indonesia
Ali Ridlo  -  , Indonesia
A. Budi Susanto  -  , Indonesia
Received: 13 Mar 2014; Published: 1 May 2014.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Kebutuhan energi merupakan masalah besar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, karena energi yang digunakan saat ini berasal dari bahan bakar fosil yang jumlahnya terbatas dan non-renewable. Salah satu solusi untuk mengatasi krisis energi adalah dengan menggunakan bioetanol. Pemanfaatan biomassa selulosa dari rumput laut S. polycystum diharapkan dapat mengatasi permasalahan kebutuhan energi.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimum asam sulfat pada proses hidrolisis serbuk kasar rumput laut S. polycystum, serbuk halus rumput laut S. polycystum, Na alginat S. polycystum dan sodium alginat; mengetahui pengaruh yeast serta lama fermentasi terhadap bioetanol yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dan tiga ulangan untuk proses hidrolisis. Fermentasi dilakukan selama 3 hari (72 jam), pengukuran kadar etanol dilakukan setiap 24 jam dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk halus rumput laut S. polycystum dengan konsentrasi H2SO4 optimum 0,1 M mempunyai kadar gula reduksi tertinggi. Bioetanol optimum dicapai menggunakan yeast S. cerevisiae. Kadar bioetanol optimum dicapai pada lama fermentasi 72 jam yaitu (0,8167% v/v ±0,1530).
Keywords: Bioetanol ; rumput laut S. polycystum ; hidrolisis ; fermentasi ; yeast

Article Metrics: