Bakteri Pendegradasi Solar Dari Sedimen Perairan Dalam Skala Laboratorium (In Vitro)

*Bagus Enggal Prakoso  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Widianingsih Widianingsih  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Sunaryo Sunaryo  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 2 Jul 2020; Published: 22 Nov 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract

 

ABSTRAK: Pelabuhan Tanjung Mas adalah sebuah pelabuhan yang mengalami berbagai aktivitas seperti bongkar muat, aktivitas pelayaran, kapal bersandar dan lain-lain. Aktivitas antropogenik yang ada di area pelabuhan umumnya menyebabkan banyaknya jumlah minyak solar yang tumpah ke laut dan kemudian terakumulasi ke dalam sedimen dalam jangka waktu yang panjang. Jika hal ini terus terjadi maka akan mengganggu kehidupan biota demersal dan ekosistem di Pelabuhan Tanjung Mas. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya biodegradasi minyak solar menggunakan bakteri  yang ramah lingkungan dan tepat. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu mendapatkan isolat bakteri sedimen yang mampu mendegradasi minyak solar dan mengetahui tingkat kemampuan isolat bakteri untuk mendegradasi minyak solar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2019 dengan metode purpossive sampling, metode pour plate, metode gravimetri dan Standard Plate Count. Bakteri isolat yang didapat dari hasil isolasi sedimen kemudian diseleksi kembali menggunakan media SMSSe dan prosentase minyak solar 2%. Pada seleksi awal dengan prosentase minyak solar 2% didapatkan 2 isolat bakteri yang mampu tumbah baik pada media SMSSe dan 2% prosentase minyak solar, yaitu bakteri dengan kode isolat ISL 2 dan ISL 3. Kedua isolat bakteri hasil seleksi awal kemudian diidentifikasi dengan uji molekuler. Hasil dari uji molekuler menyatakan bahwa kedua isolat bakteri dengan kode ISL 2 dan ISL 3 berasal dari spesies yang sama, yaitu Vibrio alginolyticus. Isolat bakteri Vibrio alginlyticus yang didapat kemudian diuji daya degradasinya dengan menggunakan 2 prosentase minyak solar yang berbeda, yaitu prosentase 5% dan 10% dengan 2 pengulangan. Pada hasil uji degradasi menyatakan bahwa bakteri Vibrio alginolyticus dapat mendegradasi minyak solar yang ditambahkan pada media SMSSe. Bakteri Vibrio alginolyticus hasil isolasi mampu mendegradasi minyak solar hingga 0,8085 mL (80,85%) pada prosentase awal 10% minyak solar (1 mL) dengan periode 14 hari (H14).

 

ABSTRACT: Tanjung Mas Port is a port that experiences a variety of activities such as loading and unloading, shipping activities, leaning ships, and others. Generally, anthropogenic activity in the port area causes large amounts of diesel oil that spills into the sea and then accumulates into the sediment over a long period. If this continues, it will disrupt the lives of demersal biota and the ecosystem in Tanjung Mas Harbor. Therefore, it is necessary to do biodegradation of diesel oil using environmentally friendly and appropriate bacteria. The purpose of this study was to obtain bacterial sediment isolates that can degrade diesel oil and determine the ability of bacterial isolates to degrade diesel oil. This research was conducted from July to October 2019 using the purposive sampling method, pour plate method, gravimetric method, and Standard Plate Count. Bacteria isolates obtained from the results of sediment isolation were then reselected using SMSSe media and a percentage of 2% diesel oil. In the initial selection with a percentage of 2% diesel oil, 2 bacterial isolates were able to grow well on SMSSe media and 2% percentage of diesel oil, namely bacteria with isolate code ISL 2 and ISL 3. The two bacterial isolates from the initial selection were identified by molecular testing. The results of the molecular test stated that the two bacterial isolates with the code ISL 2 and ISL 3 came from the same species, namely Vibrio alginolyticus. The Vibrio alginolyticus bacterial isolate obtained was then tested for its degradation power using 2 different percentages of diesel oil, namely 5% and 10% with 2 repetitions. The results of the degradation test stated that the Vibrio alginolyticus bacteria could degrade the diesel oil added to the SMSSe medium. The isolated Vibrio alginolyticus bacteria can degrade diesel oil up to 0.8085 mL (80.85%) at the initial percentage of 10% diesel oil (1 mL) with a period of 14 days (H14).

Keywords: Bakteri; Sedimen; Biodegradasi; Minyak Solar; Tanjung Mas

Article Metrics: