Komposisi Fitoplankton di Pantai Maron Semarang

*Maria Ulfa Ramadhanty  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Suryono Suryono  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Gunawan Widi Santosa  -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 26 May 2020; Published: 16 Jul 2020.
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK: Pantai Maron merupakan kawasan pesisir di kota Semarang sebagai destinasi wisata, namun sekitarnya ditemukan beberapa aktivitas seperti reklamasi pantai, membuang sampah di laut, serta kegiatan industri yang membuang limbahnya ke dalam laut. Aktivitas tersebut berdampak pada perubahan kondisi perairan sehingga akan berpengaruh terhadap kelimpahan fitoplankton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan sebaran fitoplankton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel terdiri dari 3 stasiun yaitu muara, pantai dan laut. Masing-masing stasiun terdiri dari 5 titik. Hasil menunjukkan Pantai Maron Semarang ditemukan 3 kelas fitoplankton yaitu Bacillariophyceae, Dinophyceae dan Cyanophyceae yang terdiri dari 24 genera. Kelimpahan fitoplankton tertinggi ditemukan pada stasiun 3 yaitu 11549,89 dan kelimpahan terendah pada stasiun 1 yaitu 7109,30. Hasil indeks keanekaragaman (H’) fitoplankton di setiap stasiun berkisar antara 2,72 – 2,76 termasuk pada kategori sedang. Indeks keseragaman (E) fitoplankton di setiap stasiun antara 0,94 – 0,96 yang tergolong keanekaragaman tinggi sedangkan nilai indeks dominasi (D) fitoplankton pada setiap stasiun yaitu 0,07 yang tergolong dominasi rendah atau tidak terdapat individu jenis yang mendominasi.


ABSTRACT: Maron Beach there are activities from tourists and activities near the Maron Beach area such as the reclamation of the beach, disposing of trash in the sea and industrial activities whose waste disposal will enter the sea. These activities have an impact on changes in water conditions that affect the abundance of phytoplankton. This study aims to determine the composition and distribution of phytoplankton related to physical and chemical parameters at the November 2019 study site conducted in situ. Sampling consisted of 3 stations estuary, beach and sea. Each station consists of 5 points. The results showed Maron Beach Semarang found 3 classes of phytoplankton, there is Bacillariophyceae, Dinophyceae and Cyanophyceae consisting of 24 genera. The highest abundance of phytoplankton was found at station 3 namely 11549.89 and the lowest abundance at station 1 was 7109.30. The results of diversity index (H ') phytoplankton at each station ranged from 2.72 to 2.76 included in the medium category. Phytoplankton uniformity index (E) at each station between 0.94 - 0.96 which is classified as high diversity while the value of phytoplankton dominance index (D) at each station is 0.07 which is classified as low dominance or there is no dominating individual type.

Keywords: Kelimpahan; Fitoplankton; Pantai Maron; Semarang

Article Metrics: