skip to main content

OPTIMALISASI PEMBERIAN MP-ASI DINI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG SERAI KOTA BENGKULU

*Mulyanti Mulyanti  -  Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat | Universitas Muhammadiyah Prof Hamka, Indonesia
Sri Rahayu  -  Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat | Universitas Muhammadiyah Prof Hamka, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Gagalnya Pemberian ASI Eksklusif disebabkan oleh pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang diberikan lebih awal sebelum usia 6 Bulan. Bayi usia 0-6 bulan seharusnya hanya diberikan ASI saja tanpa tambahan makanan pendamping apapun. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa penyebab belum optimalnya pemberian MP-ASI Dini. Jenis penelitian kuantitatif analitik dan pengumpulan data dengan cross sectional. Populasi seluruh ibu yang mempunyai bayi umur 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Padang Serai Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dan diperoleh sampel sebanyak 70 orang ibu bayi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan, status pekerjaan dan sosial ekonomi dengan pemberian MP-ASI Dini. Pentingnya Komunikasi Informasi dan Edukasi mengenai ASI Eksklusif dari Petugas kesehatan agar praktik pemberian MP-ASI dapat dihindari. 

Fulltext View|Download
Keywords: Pengetahuan; Status Pekerjaan; Sosial Ekonomi; Pemberian MP-ASI Dini

Article Metrics:

  1. Adisasmito W. Sistem Kesehatan [Internet]. 2nd ed. Sistem Kesehatan. Jakarta: Rajawali pers; 2012. Available from: http://www.kebijakankesehatanindonesia.net/component/content/article/84-sistem-kesehatan/605-sistem-kesehatan.html
  2. Wiji RN. ASI dan Panduan Ibu Menyusui. Yogyakarta: Nuha Medika; 2013
  3. Indiarti M& SB. Nutrisi Janin Dan Bayi Sejak Dalam Kandungan. Yogyakarta: Parama Ilmu; 2015
  4. WHO. Complementary feeding [Internet]. 2012. Available from: http://www.who.int/nutrition/topics/complementary_feeding/en/
  5. Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2014. Jakarta; 2015
  6. Riskesdas. Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta; 2013
  7. Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu. Profil Kesehatan Provinsi Bengkulu 2014. Bengkulu; 2015
  8. Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. Profil Kesehatan Kota Bengkulu 2013. Bengkulu; 2014
  9. Irianto K. Gizi Seimbang dalam Kesehatan Reproduksi (Balanced Nutrition in Reproductive Health). Bandung: Alfabeta; 2014
  10. Kusmiyati K, Adam S, Pakaya S. Hubungan Pengetahuan, Pendidikan Dan Pekerjaan Ibu Dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI ( MP – ASI ) Pada Bayi Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado. J Ilm Bidan. 2014;2(2):91606
  11. Aldriana N. Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pemberian MP-ASI Dini Di Desa 2 Dayo Wilayah Kerja Puskesmas Tandun Ii Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2013. J Matern Neonatal. 2015;2(1):1–9
  12. Kumalasari. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Makanan Pendamping Asi Dini. J Aisy. 2015;2(2):141–52
  13. BKKBN. Tata Cara pelaksanaan pencatatan dan pelaporan pendapatan keluarga program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Jakarta; 2015

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.