skip to main content

Evaluasi Kualitas Layanan Hybrid Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada pada Klaster Sosio-Humaniora dan Klaster Kesehatan

*Desy Natalia Anggorowati  -  Manajemen Informasi dan Perpustakaan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada, , Indonesia

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan kualitas layanan hybrid library Perpustakaan dan Arsip Universitas Gadjah Mada pada klaster sosio-humaniora dan klaster kesehatan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Sepuluh Informan penelitian ditentukan menggunakan Purposive sampling   berdasarkan keterlibatan informan dalam pemanfaatan layanan. Data dari Informan dikumpulkan melalui wawancara secara luring, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara tematik/deskriptif. Analisis data dilakukan dengan mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis, membaca seluruh data, memberi kode data, tema-deskripsi, penyajian data, interpretasi   data menggunakan bantuan microsoft excel. dan analisis komparatif antar klaster. Hasil komparasi dua klaster menunjukkan bahwa dimensi affect of service yang terdiri dari empat indikator telah ditemukan pada kedua klaster. Namun pada indikator responsiveness terdapat perbedaan dengan catatan pada klaster sosio-humaniora terdapat beberapa kendala terkait keterampilan digital/ online. Dimensi information control yang terdiri dari lima indikator telah ditemukan dan ada persamaan pada kedua klaster. Dimensi library as a place yang terdiri dari tiga indikator yaitu tangibles, refuge, dan utilitarian space telah ditemukan pada kedua klaster. Namun pada indikator tangibles terdapat perbedaan pada kedua klaster dengan adanya kendala layanan fisik pada setiap klaster. Kendala layanan pada klaster sosio-humaniora terkait pada desain dan inklusi, sedangkan klaster kesehatan terkait pada ergonomi. Pada dimensi affect of service (pengaruh pelayanan) ditemukan dan menunjukkan bahwa sikap staf Perpustakaan dan Arsip UGM mempengaruhi layanan. Dimensi information control (kontrol informasi) ditemukan dan menunjukkan bahwa kemudahan akses informasi yang ada pada Perpustakaan dan Arsip UGM mempengaruhi layanan hybrid karena pemustaka dapat mengakses informasi baik online atau offline. Dimensi library as place (perpustakaan sebagai tempat) ditemukan dan menunjukkan bahwa latar belakang bidang keilmuan ternyata mempengaruhi cara pandang dalam menilai kenyamanan fasilitas fisik perpustakaan. Kedua klaster menerapkan prinsip-prinsip inti dari disiplin ilmu masing-masing dalam indikator tangibles. Beberapa indikator perlu peningkatan yaitu sikap responsivitas dalam layanan digital dengan pelatihan staf. Pengembangan infrastruktur fisik yang lebih inklusif bagi pemustaka disabilitas. Desain ulang fasilitas perpustakaan yang ergonomis untuk mendukung kesehatan pemustaka serta menampilkan desain interior yang lebih modern dan estetis pada ruangan sirkulasi untuk kenyamanan dalam membaca dan belajar.

Fulltext Email colleagues
Keywords: kualitas layanan; perpustakaan hibrida; LIBQUAL+TM; Perpustakaan Perguruan Tinggi

Article Metrics:

Article Info

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.