Jurnal Ilmu Perpustakaan skip to main content

Strategi Komunikasi Perpustakaan Terhadap Keterampilan Literasi Informasi Mahasiswa/I

*Annisa Sabriana  -  Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Komunikasi menjadi bagian hal terpenting dalam kehidupan manusia dalam menyampaikan informasi (pesan) kepada sang penerima. Selain itu, perkembangan zaman dengan teknologi dan informasi yang semakin canggih, manusia perlu memiliki keterampilan dalam berkomunikasi khususnya strategi komunikasi. Dengan demikian, strategi komunikasi yang digunakan dapat menyampaikan informasi yang tepat juga diaplikasikan oleh sang penerima. Perpustakaan dan pustakawan dapat melakukan strategi komunikasi dalam hal menyebarkan informasi kepada pemustaka. Pemustaka perlu memiliki keterampilan literasi informasi guna menjadi pembelajar sepanjang hayat (life long learning) juga menghasilkan penelitian atau hasil karya ilmiah yang baik. Artikel ini bertujuan untuk menginformasikan bahwa penting bagi perpustakaan juga pustakawan dalam melakukan komunikasi kepada pemustaka terkait keterampilan literasi informasi.

Fulltext View|Download
Keywords: Komunikasi Informasi; Strategi Komunikasi; Literasi Informasi
  1. Daland, H. D., & Walmann Hidle, K.-M. (2016). Information Literacy Skills in the Research Process. New Roles for Research Librarians, 7–15. https://doi.org/10.1016/b978-0-08- 100566-8.00002-4
  2. Hallahan, K., Holtzhausen, D., van Ruler, B., Verčič, D., & Sriramesh, K. (2007). Defining Strategic Communication. International Journal of Strategic Communication, 1(1), 3–35. https://doi.org/10.1080/155311807 01285244
  3. Hayati, N. (2014). Komunikasi dalam Organisasi Perpustakaan. Ilmu Perpustakaan & Kearsipan Khizanah Al - Hikmah, 2(1), 49–59. http://download.portalgaruda.org/ar ticle.php?article=280685&val=639 0&title=Komunikasi dalam Organisasi Perpustakaan
  4. Israyanti. (2017). Strategi Komunikasi dalam Mengimplementasikan Kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) pada Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (Studi di Kelurahan Tomoni Kecamatan Tomoni Kabupaten Luwu Timur. Universitas Hasanuddin
  5. King, C. L. (2010). Emergent Communication Strategies. International Journal of Strategic Communication, 4(1), 19–38. https://doi.org/10.1080/155311809 03415814
  6. Musrifah. (2017). Keterampilan Komunikasi Efektif Pustakawan Referensi dalam Melayani Pemustaka di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pustakaloka, 9(1), 83. https://doi.org/10.21154/pustakalok a.v9i1.921
  7. Shaper, I. S. (Ed.). (2014). Information Literacy. In CILIP Guidelines for Secondary School Libraries (pp. 45–60). Facet. https://doi.org/10.29085/97817833 00303.009
  8. Umoren, P. T., & Agwunobi, J. N. (2017). Communication in Academic Libraries: an Assessment of University of Calabar Library Technique in Information Services Delivery. Global Journal of Educational Research, 16(1), 47. https://doi.org/10.4314/gjedr.v16i1. 7
  9. Virkus, S., Boekhorst, A. K., Gomez-Hernandez, J. A., Skov, A., & Webber, S. (2005). Information Literacy and Learning. Libraries Without Walls 5, 65–83. https://doi.org/10.29085/97818560 47876.010
  10. Widjaja H. A. W. (2000). Ilmu Komunikasi. Ed. Rev. Jakarta: Rineka Cipta
  11. Young, T. E. (1999). The Big Three Information Literacy Models. Knowledge Quest, 27(3), 32

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.