RELEVANSI SISTEM PENGOLAHAN ARSIP INAKTIF DAN TEMU BALIK TERHADAP PEMANFAATAN ARSIP INAKTIF OLEH PENGGUNA DI DEPO ARSIP SUARA MERDEKA

*Fadhil Aldi Ramadana  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Fadhil Aldi Ramadana  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 31 Jan 2019; Published: 7 Feb 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai relevansi atau kesesuaian antara sistem pengolahan arsip
inaktif dan temu balik terhadap pemanfaatan arsip inaktif oleh pengguna yang dilakukan di
Depo Arsip Suara Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sistem pengolahan arsip
yang sudah ditentukan oleh Depo Arsip Suara Merdeka, sudah sesuai atau belum dengan
proses temu balik arsip yang dilakukan oleh pengguna arsip di Depo Arsip Suara Merdeka.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus,
dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Pemilihan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Uji keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini bahwa Depo Arsip Suara Merdeka
melakukan pengelolaan arsip inaktif menggunakan prosedur yang telah ditetapkan oleh Suara
Merdeka pusat. Suara Merdeka pusat membuat prosedur pengolahan arsip berdasarkan
kondisi dan jenis arsip yang akan diolah yaitu arsip inaktif berbentuk koran, agar pengelolaan
arsip inaktif sesuai dengan kondisi dan jenis arsip. Pemanfaatan arsip inaktif oleh penguna
oleh pengguna di Depo Arsip Suara Merdeka yaitu pengguna/pengunjung memanfaatkan
arsip inaktif yang terdapat di Depo Arsip Suara Merdeka sesuai dengan kebutuhan masingmasing,
adapun kebutuhan informasi pengguna cukup terpenuhi. Pengelolaan arsip inaktif di
Depo Arsip Suara Merdeka mempunyai pengaruh terhadap proses temu kembali arsip.
Kendala yang ditemui dalam melakukan proses temu kembali arsip di Depo Arsip Suara
Merdeka yaitu belum lengkapnya layanan pencarian arsip secara digital, arsip inaktif digital
yang terdapat di Depo Arsip Suara Merdeka yaitu dari tahun 1950-1999, dan komputer yang
digunakan tidak beroperasi dengan baik, untuk mencari dengan manual masih cukup sulit
karena membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Pada penelitian ini ditemukan bahwa
pengelolaan Depo Arsip Suara Merdeka belum sesuai/relevan dengan kondisi dan keadaan
pada arsip inaktif Depo Arsip Suara Merdeka.
Keywords: relevansi; arsip inaktif; temu balik; sistem pengolahan arsip inaktif; Suara Merdeka

Article Metrics: