ANALISIS SISTEM PENYIMPANAN DALAM TEMU KEMBALI ARSIP INAKTIF IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN TITIPAN ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DI DINAS ARSIP DAN PERPUSTAKAAN KOTA SEMARANG

*Mediah Diani  -  Program Studi S-1 IlmuPerpustakaan, FakultasIlmuBudaya, UniversitasDiponegoro,, Indonesia
Sri Ati Suwanto  -  Program Studi S-1 IlmuPerpustakaan, FakultasIlmuBudaya, UniversitasDiponegoro,, Indonesia
Published: 19 Apr 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Skripsi ini berjudul “Analisis Sistem Penyimpanan dalam Temu Kembali Arsip Inaktif Izin Mendirikan
Bangunan Dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang”.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah sistem penyimpanan arsip bertema nomor
klasifikasi arsip dapat berdampak dalam temu kembali arsip inaktif IMB di Dinas Arsip dan Perpustakaan
Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Metode purposive sampling digunakan untuk memperoleh Informan dalam penelitian ini metode
pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian
ini menunjukan bahwa sistem penyimpanan dalam temu kembali arsip inaktif IMB titipan OPD di Dinas
Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang masih menggunakan sistem manual dan belum menggunakan
sistem elektronik. Jenis arsip yang paling dominan di titipkan adalah arsip IMB. Sistem penyimpanan
arsip di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang menggunakan sistem nomor klasifikasi arsip
dengan pedoman klasifikasi arsip, dalam temu kembali arsip membutuhkan waktu 5 sampai 10 menit
untuk menemukan 1 jenis arsip. Hal tersebut belum sesuai dengan teori, menurut The Liang Gie yang
menyatakan bahwa dalam penemuan arsip hanya membutuhkan waktu 1 menit.
Keywords: arsip inaktif; arsip IMB; penyimpanan arsip; temu kembali arsip

Article Metrics: