BibTex Citation Data :
@article{JIP14843, author = {Lisa Maghfiroh and Ngesti Lestari and Ellen Nugroho}, title = {PENGALIHAN SARANA TEMU BALIK ARSIP STATIS TEKSTUAL DARI SISTEM MANUAL KE SISTEM ELEKTRONIK (STUDI KASUS JARINGAN INFORMASI KEARSIPAN STATIS DI BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH)}, journal = {Jurnal Ilmu Perpustakaan}, volume = {3}, number = {2}, year = {2014}, keywords = {Arsip Statis Tekstual, Sarana Temu Balik, Jaringan Informasi Kearsipan Statis (JIKS), pengalihan sistem, Digitalisasi Arsip, Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah}, abstract = { Penelitian ini tentang pengalihan sarana temu balik arsip statis tekstual dari sistem manual ke sistem elektronik (studi kasus Jaringan Informasi Kearsipan Statisdi Badan Arsip dan perpustakaan Provinsi Jawa Tengah). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seluk beluk proses pengalihan sarana temu balik arsip statis tekstual dari sistem manual ke Jaringan Informasi Kearsipan Statis (JIKS). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualititatif dengan jenis studi kasus. Informan yang dipilih secara bertujuan ( purposive sampling) dengan teknik pengumpulan data teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Dilakukan triangulasi sumber terhadap data yang diperoleh. Analisis data menunjukan, pengalihan sarana temu balik arsip statis tekstual dari sistem manual ke sistem elektronik Jaringan Informasi Kearsipan Statis (JIKS) dilatar belakangi oleh kebutuhan user di era informasi dan kebijakan nasional tentang digitization arsip, tahap-tahap peralihan meliputi persiapan JIKS, kebijakan, sarana prasarana, Sumber daya Manusia (SDM), prosedur pengalihan data manual ke Jaringan Informansi Kearsipan, penetapan mekanisme kerja, penetapan prioritas Daftar Pencarian Arsip (DPA) yang dialihkan, serta uji coba temu balik arsip yang dialihkan. Pengalihan sistem manual tidak sekaligus ke Jaringan Informasi Kearsipan Statis membutuhkan waktu bertahun-tahun sehingga sistem manual tidak bisa sekaligus ditinggalkan. Kendala terbesar dalam proses pengalihan ini adalah keterbatasan SDM dan sarana prasarana. }, issn = {3109-2535}, pages = {141--150} doi = {10.14710/jip.v3i2.141-150}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jip/article/view/14843} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini tentang pengalihan sarana temu balik arsip statis tekstual dari sistem manual ke sistem elektronik (studi kasus Jaringan Informasi Kearsipan Statisdi Badan Arsip dan perpustakaan Provinsi Jawa Tengah). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seluk beluk proses pengalihan sarana temu balik arsip statis tekstual dari sistem manual ke Jaringan Informasi Kearsipan Statis (JIKS). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualititatif dengan jenis studi kasus. Informan yang dipilih secara bertujuan (purposive sampling) dengan teknik pengumpulan data teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Dilakukan triangulasi sumber terhadap data yang diperoleh. Analisis data menunjukan, pengalihan sarana temu balik arsip statis tekstual dari sistem manual ke sistem elektronik Jaringan Informasi Kearsipan Statis (JIKS) dilatar belakangi oleh kebutuhan user di era informasi dan kebijakan nasional tentang digitization arsip, tahap-tahap peralihan meliputi persiapan JIKS, kebijakan, sarana prasarana, Sumber daya Manusia (SDM), prosedur pengalihan data manual ke Jaringan Informansi Kearsipan, penetapan mekanisme kerja, penetapan prioritas Daftar Pencarian Arsip (DPA) yang dialihkan, serta uji coba temu balik arsip yang dialihkan. Pengalihan sistem manual tidak sekaligus ke Jaringan Informasi Kearsipan Statis membutuhkan waktu bertahun-tahun sehingga sistem manual tidak bisa sekaligus ditinggalkan. Kendala terbesar dalam proses pengalihan ini adalah keterbatasan SDM dan sarana prasarana.
Article Metrics:
Last update:
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Ilmu Perpustakaan and Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Diponegoro as publisher of the journal.
Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal Ilmu Perpustakaan and Library and Information Science Study Program, Faculty of Humanities, Universitas Diponegoro and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Jurnal Ilmu Perpustakaan are the sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
View My Stats