skip to main content

STRATEGI JEPANG MELALUI JAPAN FOUNDATION DALA, MENGGUNAKAN GASTRODIPLOMASI SEBAGAI INSTRUMEN DIPLOMASI BUDAYA DI INDONESIA

*Muhammad Bintang Azindan  -  Department of International Relations, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Gastrodiplomasi menjadi salah satu instrumen diplomasi budaya yang memiliki pengaruh cukup besar bagi suatu negara. Salah satu contoh negara yang berfokus dalam gastrodiplomasi adalah Jepang. Indonesia sendiri menjadi salah satu tujuan Jepang dalam memperkenalkan kulinernya. Keseriusan tersebut dapat dilihat dari dibentuknya Japan Foundation di Indonesia. Namun dengan adanya pengaruh budaya luar yang mulai banyak masuk ke Indonesia, ketenaran kuliner Jepang mulai terancam. Pada saat ini, masakan cepat saji yang diproduksi negara Barat, dan juga kemajuan budaya Korea dan China mulai banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini tentu menjadi perhatian lebih bagi Jepang untuk meningkatkan promosi kulinernya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa saja yang dilakukan Japan Foundation dalam menggunakan gastrodiplomasi sebagai instrumen diplomasi budaya di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis strategi Japan Foundation melalui teori soft power, terutama dalam konsep diplomasi budaya dan gastrodiplomasi. Hasil menunjukan strategi gastrodiplomasi yang dilakukan Japan Foundation mendapatkan respon yang baik dan antusias yang tinggi dari masyarakat Indonesia. Sehingga tentu ini dapat menjadi upaya Jepang dalam terus meningkatkan promosi budayanya agar tidak kalah saing dengan negara lainnya di Indonesia.


Fulltext View|Download
Keywords: Japan Foundation; Gastrodiplomasi; Diplomasi Budaya; Kuliner; Strategi

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.