BibTex Citation Data :
@article{JIRUD47150, author = {Ferbyani Gunawan Putri}, title = {KEGAGALAN ADVOKASI HAK ASASI, HAK MINORITAS, DAN HAK KESEHATAN SEKSUAL LGBT DI INDONESIA}, journal = {Journal of International Relations Diponegoro}, volume = {10}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {Advokasi, LGBT, Hak asasi, Hak minoritas, Hak kesehatan seksual, Indonesia}, abstract = { Advokasi lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) telah memasukkan istilah hak asasi dalam membingkai aktivitas mereka untuk melintasi batas-batas negara. Penelitian ini menemukan framework hak asasi manusia merupakan langkah strategis untuk memasuki globalisasi dengan memenangkan landasan empati dan moral masyarakat internasional. Beberapa negara kemudian mengakui hak-hak LGBT dengan asa meningkatkan martabat manusia. Namun, advokasi ini tidak selalu dapat diterima. Penelitian ini mengeksplorasi kegagalan advokasi LGBT di Indonesia dalam memperjuangkan identitas kelompok melalui hak asasi, hak minoritas, dan hak kesehatan seksualnya. Penelitian kualitatif ini ditujukan untuk menjawab alasan penolakan advokasi melalui tinjauan sejarah dan konstruksi identitas kelompok LGBT di Indonesia. Temuan penelitian ini menjelaskan mengapa kerangka hak asasi tidak berhasil di Indonesia melainkan membatasi advokasi itu sendiri bahkan dapat merugikan identitas kelompok saat mencoba mengintegrasikan nilai-nilainya ke dalam masyarakat Indonesia. }, issn = {3063-2684}, pages = {89--96} doi = {10.14710/jirud.v10i2.47150}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jihi/article/view/47150} }
Refworks Citation Data :
Advokasi lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) telah memasukkan istilah hak asasi dalam membingkai aktivitas mereka untuk melintasi batas-batas negara. Penelitian ini menemukan framework hak asasi manusia merupakan langkah strategis untuk memasuki globalisasi dengan memenangkan landasan empati dan moral masyarakat internasional. Beberapa negara kemudian mengakui hak-hak LGBT dengan asa meningkatkan martabat manusia. Namun, advokasi ini tidak selalu dapat diterima. Penelitian ini mengeksplorasi kegagalan advokasi LGBT di Indonesia dalam memperjuangkan identitas kelompok melalui hak asasi, hak minoritas, dan hak kesehatan seksualnya. Penelitian kualitatif ini ditujukan untuk menjawab alasan penolakan advokasi melalui tinjauan sejarah dan konstruksi identitas kelompok LGBT di Indonesia. Temuan penelitian ini menjelaskan mengapa kerangka hak asasi tidak berhasil di Indonesia melainkan membatasi advokasi itu sendiri bahkan dapat merugikan identitas kelompok saat mencoba mengintegrasikan nilai-nilainya ke dalam masyarakat Indonesia.
Article Metrics:
Last update: