30. PENGAWASAN WILAYAH LAUT SELAT MALAKA PADA KERJASAMA MALACCA STRAIT SEA PATROLS TAHUN 2011 – 2013: PERSPEKTIF INDONESIA

*Yudistira Panduwinata  -  Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Reni Windiani  -  Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Satwika Paramasatya  -  Program Studi Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Oct 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Selat Malaka yang merupakan jalur strategis yang berada dibawah kedaulatan tiga negara
di Asia yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapura, sangat rentan dengan berbagai aksi
kejahatan. Indonesia , Malaysia dan Singapura, yang merupakan littorial states atau dalam
istilah lain dari negara pantai, yaitu negara- negara yang memiliki suatu kawasan yang
sama, dan bertanggungjawab penuh terhadap segala hal yang terjadi di kawasan tersebut.
Penelitian ini untuk mengetahui pengawasan wilayah laut di Selat Malaka dalam perspektif
Indonesia pada kerjasama Malacca Strait Sea Patrols Tahun 2011 – 2013. Menggunakan
pendekatan pilihan rasional yang dalam kerjasama MSSP terlihat melalui Singapore
Statement, barulah littoral state Selat Malaka dapat bekerja sama dalam satu kesepahaman
frame untuk menjaga keamanan Selat Malaka. Apabila littoral state di Selat Malaka lalai
atau gagal untuk melaksanakan tanggung jawabnya menjaga keamanan, maka
memungkinkan adanya intervensi dari negara lain yang berkepentingan (intervensi
internasional).
Keywords: Selat Malaka, Malacca Strait Sea Patrol, Indonesia, Littoral State

Article Metrics: