PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK DAUN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum) TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN HISOTPATOLOGI HATI IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila

Lidya Aprillia Tarigan, - - Desrina, - - Sarjito

Abstract


Penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) adalah salah satu penyakit yang sering menyerang ikan nila yang disebabkan oleh bakteri A. hydrophila. Penyakit ini mampu mengakibatkan kematian sebesar 80 – 100 % dalam jangka waktu 2 minggu. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengobati serangan bakteri A. hydrophila yaitu menggunakan bahan alami seperti ekstrak daun tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman ekstrak daun tembakau terhadap kelulushidupan dan histopatologi hati ikan nila yang diinfeksi bakteri A. hydrophila. Metode peneletian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Dosis ekstrak daun tembakau yang digunakan pada penelitian ini adalah A (0 mg/l), B (250 mg/l), C (500 mg/l) dan D (750 mg/l). Ikan nila yang digunakan sebanyak 120 ekor, kemudian diinfeksi A. hydrophila dengan kepadatan 106 CFU/ml melalui intramuskular. Setelah muncul gejala klinis, dilakukan perendaman menggunakan ekstrak daun tembakau selama 10 menit. Rata-rata kelulushidupan ikan nila yaitu 63,33±25,17 (Perlakuan D), 56,67±15,28 (perlakuan C), 50,00±10,00 (perlakuan B), 20,00±10,00 (perlakuan A). hasil penelitian diperoleh bahwa perendaman ekstrak daun tembakau berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kelulushidupan ikan nila. perlakuan D (750 mg/l) merupakan dosis optimum dengan kelulushidupan tertinggi dan tingkat kerusakan histologi hati paling ringan.

 

The Motile Aeromonas Septicemia (MAS) is the bacterial disease of tilapia caused by A. hydrophila. The disease can to cause 80-100% of mortality within a period of 2 weeks. One of the effort used to control A. hydrophila infection was using  natural ingredient like Tobacco leaf (N. tabacum) extract. This study aims to determine the effect of  tobacco leaf extracts on survival rate and liver histopathology tilapia infected bacteria A. hydrophila. The experiment consisted of 4 treatments, each with 3 replications. doses used in this study were A (0 mg / l), B (250 mg / l), C (500 mg / l) and D (750 mg / l). 120 tilapias were used in this study. The experimental tilapias were infected with A. hydrophila at density 106 CFU/ml through intramuscular. After injection showing clinical signs, tilapias were immersed in N. tabacum extracts about 10 minutes. The average survival rate of tilapia were 63.33 ± 25.17 (Treatment D), 56.67 ± 15.28 (treatment C), 50.00 ± 10.00 (treatment B), 20.00 ± 10.00 (treatment A). The result showed that immersed tobacco leaf extracts had significant effect (P <0.05) of survival rate. Treatment D (750 mg / l) was the best dose with the highest survival rate and the least of histopathology cell changes in the liver.


Keywords


Aeromonas hydrophila; Oreochromis niloticus; Nicotiana tabacum

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Journal of Aquaculture Management and Technology by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jamt is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats