Father Daughter Relationship dalam Film I Am Sam Karya Jessica Nelson

Bhaswarani Oktadianisty, Hapsari Dwiningtyas, Wiwid Noor Rakhmad, M Bayu Widagdo

Abstract


Father daughter relationship mengacu pada Oedipus complexyang diungkapkan
psikoanalis Sigmund Freud dengan menempatkan sosok ayah sebagai pusat dari
kehidupan anak perempuan setelah anak perempuan tidak lagi menjadikan ibu
sebagai objek cinta menjadikan ibunya sebagai saingan untuk mendapatkan cinta
ayah. Film I Am Sam ini mencoba menyajikanfather daughter relationship secara
berbeda dengan menghadirkan sosok ayah yang menyandang disabilitas tunagrahita.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi teks yang digunakan oleh
sutradara melalui film dan juga untuk mengetahui nilai-nilai dalam kultur dominan
yang tidak bisa dilepaskan oleh film ini terkait dengan naturalisasi fatherdaughter
relationship dengan kondisi dimana sang ayah merupakantunagrahita. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika model Roland Barthes
melalui tahapan analisis sintagmatik dan paradigmatik dengan menggunakan lima
kode pokok pembacaan teks.
Strategi film dalam melakukan naturalisasi dengan menunjukkan bahwa
seorangtunagrahita mampu berfungsi sebagai ayah, anak perempuan dari tunagrahita
tumbuh normal, ikatan emosional anak perempuan dengan ayahnya ketika sedang
berkonflik (ditunjukkan melalui ekspresi tertawa, menangis, marah, kecewa dan
bahagia), adegan-adegan yang melibatkan kontak fisik antara ayah dan anak
perempuan (pelukan, ciuman, menggendong, dan bergandengan), serta adanya
transformasi nilai-nilai sosial dari ayah ke anak perempuan.
Dalam rangka mendukung kaum penyandang disabilitas tunagrahita dalam
mengasuh anak, masih terdapat nilai-nilai penolakan terhadap penyandang disabilitas
tunagrahita yang tidak bisa dilepaskan oleh film ini. Penyandang tunagrahita yang
selalu membutuhkan dan mendapatkan bantuan orang lain dalam mengasuh anaknya
menjadi bukti bahwa film ini masih mengadopsi nilai-nilai yang terdapat dalam
kultur dominan. Namun film ini juga menunjukkan bahwa anak perempuan tidak bisa
melepaskan diri dari ayahnya terlepas dari kemampuan intelektual ayah itu sendiri,
apakah ayahnya seorang tunagrahita atau tidak.


Keywords


father daughter relationship, tunagrahita, disabilitas, film

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Interaksi Online, is published by Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024)7460056, Fax: (024)7460055


Creative Commons License
Interaksi Online by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/interaksi-online is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



Lihat Statistik Pengunjung