Bingkai Media Terhadap Pemberitaan Capres Jokowi Pada Pilpres 2014

Published: 22 Dec 2014.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Salah satu peran media massa adalah memberikan informasi kepada masyarakat.
Pada momen pemilihan presiden 2014, media massa merupakan sumber informasi
utama masyarakat untuk mengenal para kandidat calon presiden yang akan
mereka pilih. Namun, adanya faktor kepentingan tertentu menyebabkan media
massa menjadi tidak obyektif dan tidak berimbang dalam memberitakan suatu
realitas yang berkaitan dengan sosok para kandidat. Penelitian ini mencoba
mengetahui bagaimana seorang calon presiden dikonstruksi oleh media yaitu
capres Jokowi pada media online Kompas.com dan Detik.com. Penelitian ini
menggunakan paradigma konstruksionis. Metode penelitian yang digunakan
adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan analisis framing yang diperkenalkan
Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki untuk melihat bagaimana Kompas.com
dan Detik.com membingkai pemberitaan mengenai capres Jokowi menjelang
pemilihan presiden 2014 periode waktu 4 Juni – 5 Juli 2014.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberitaan yang disajikan oleh
Kompas.com mengenai sosok capres Jokowi secara tidak langsung berpihak
kepada pihak Jokowi. Struktur sintaksis dan retoris Kompas.com didominasi oleh
berita-berita positif yang menggambarkan bahwa Jokowi adalah kandidat yang
sederhana, merakyat, agamis, dan layak terpilih sebagai presiden. Dalam
memberitakan kekurangan Jokowi, Kompas.com terkesan hati-hati dan memakai
narasumber yang kurang kredibel. Sedangkan Detik.com tampak masih berusaha
menjadi media yang netral dan menjunjung cover both sides. Jokowi digambarkan
oleh Detik.com sebagai capres yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Meski
demikian, pemberitaan positif tentang Jokowi masih mendominasi oleh
Detik.com. Keberpihakan Kompas.com dengan selalu memberitakan kebaikan
Jokowi kemungkinan dipengaruhi adanya kepentingan politik PDI Perjuangan
sebagai parpol pengusung Jokowi dan berafiliasi dengan Kompas.
Kata kunci: Jokowi, pemilu, pilpres.

Article Metrics: