skip to main content

Strategi Komunikasi Pemasaran Untuk Meningkatkan Adopsi Aplikasi LIBAS (POLISI HEBAT SEMARANG) Sebagai Seorang Account Executive, Insight, & Strategist.

*Ariella Zefanya  -  Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia
Nurist Surayya Ulfa,  -  Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia
Yanuar Luqman  -  Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Aplikasi LIBAS (Polisi Hebat Semarang), yang dikembangkan oleh Polrestabes Semarang untuk meningkatkan akses masyarakat ke layanan kepolisian, mengalami tingkat adopsi yang rendah, dengan hanya 276.627 unduhan dari 1,13 juta penduduk usia produktif, dan 81% responden survei tidak mengetahuinya. Untuk mengatasi hal ini, diterapkan strategi Integrated Marketing Communication (IMC) yang menggabungkan Digital Marketing (kampanye di Instagram & TikTok), Event Marketing (sosialisasi di SMA Kesatrian 1), Direct Marketing (pendekatan ke komunitas), dan Media Collaboration (talk show di Radio Jateng). Kampanye selama tiga minggu (10 Februari–3 Maret 2025) melibatkan penulis sebagai account executive, data executive, dan strategist. Hasilnya, unduhan aplikasi meningkat 624 kali, melampaui target 500. Sosialisasi di SMA meningkatkan pemahaman siswa sebesar 27,49% dan menghasilkan lebih dari 100 unduhan, sementara kampanye TikTok mencapai engagement tertinggi sebesar 6.520%
Fulltext View|Download
Keywords: Aplikasi LIBAS, Strategi Komunikasi Pemasaran, Integrated Marketing Communication (IMC), Digital Marketing, Direct Marketing, Event Marketing, Media Collaboration.

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.