BibTex Citation Data :
@article{IO50235, author = {Aisya Sudrajat and Sunarto Sunarto}, title = {STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PPKB DAN PPPA DALAM MENDORONG KEBIJAKAN KOTA LAYAK ANAK}, journal = {Interaksi Online}, volume = {13}, number = {2}, year = {2025}, keywords = {Strategi komunikasi; Kota Layak Anak; aktor; jaringan aktor}, abstract = { Kabupaten Pacitan baru menyusun Perda Kota Layak Anak (KLA) di tahun 2023,meski telah mendeklarasikan diri sebagai sebagai Kota Layak Anak di tahun 2013. Dinas PPKB dan PPPA sebagai leading sector, bertugas untuk mendorong kebijakan tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi komunikasi Dinas PPKB dan PPPA dalam mendorong kebijakan Kota Layak Anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Adapun teori yang digunakan adalah actor network theory. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, Dinas PPKB dan PPPA menggunakan strategi komunikasi persuasif melalui empat bagian dalam proses translation, yakni problematization, interestment, enrollment, dan mobilization. Strategi komunikasi yang dilakukan telah mampu mengoptimalkan human actor dan non-human actor (Kebijakan dan hasil evaluasi). Strategi komunikasi ini juga memunculkan komitmen dan inovasi untuk mendukung Pacitan sebagai Kota Layak Anak. }, pages = {659--673} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/50235} }
Refworks Citation Data :
Kabupaten Pacitan baru menyusun Perda Kota Layak Anak (KLA) di tahun 2023,meski telah mendeklarasikan diri sebagai sebagai Kota Layak Anak di tahun 2013. Dinas PPKB dan PPPA sebagai leading sector, bertugas untuk mendorong kebijakan tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi komunikasi Dinas PPKB dan PPPA dalam mendorong kebijakan Kota Layak Anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam. Adapun teori yang digunakan adalah actor network theory. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, Dinas PPKB dan PPPA menggunakan strategi komunikasi persuasif melalui empat bagian dalam proses translation, yakni problematization, interestment, enrollment, dan mobilization. Strategi komunikasi yang dilakukan telah mampu mengoptimalkan human actor dan non-human actor (Kebijakan dan hasil evaluasi). Strategi komunikasi ini juga memunculkan komitmen dan inovasi untuk mendukung Pacitan sebagai Kota Layak Anak.
Last update:
Interaksi Online, is published by Undergraduate Program of Communication Science, Universitas Diponegoro, Jln. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Jawa Tengah 50275; Telp. (024) 7460056, Fax: (024)7460055
TOTOMANTAP