RENTAL OFFICE DI BSB CITY SEMARANG

*muhammad mukhlisin - 
sri hartuti - 
bharoto bharoto - 
Published: 1 Oct 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 14 13
Abstract


Sektor investasi dan ekonomi yang terus berkembang terutama di bidang properti
mengakibatkan proses urbanisasi masyarakat daerah semakin cepat. Semarang sebagai
ibu kota Jawa Tengah mengalami dampak yang paling jelas. Hal ini juga disebabkan oleh
tuntutan kehidupan yang semakin modern. PT. Karyadeka Alam Lestari sebagai
pengembang BSB City Semarang sejak tahun 1997 terus mengembangkan konsep kota
satelitnya untuk merespon fenomena ini. Perbukitan Mijen akan diubah menjadi sebuah
kota modern yang menampung seluruh aspek kegiatan msayarakat. Pada 5 hingga 10
tahun kedepan kawasan CBD di kota satelit ini akan mulai dikembangkan. Dimana
kawasan CBD ini akan menampung berbagai kegiatan bisnis, industri, niaga dan
perdagangan yang terdiri dari fasilitas perkantoran berupa komplek rental office.
Di sisi lain kegiatan manusia modern selalu dituntut serba cepat, efisien dan efektif,
seringkali berdampak pada kehidupan sosialnya. Sebuah bangunan perkantoran yang
akan mewadahi kegiatan industri dan bisnis di BSB City ini tentu tidak akan lepas dati
kemungkinan itu. Karena kebiasaan masyarakat modern adalah individualis, realistis,
anti sosial, dan bahkan seolah seperti robot. Terutama masyarakat yang bertindak di
bidang industri (jasa/barang) kebiasan – kebiasan tersebut sering dijumpai karena ruang
– ruang arsitektur yang diwujudkan selalu bersifat formal.
Perkantoran dengan ruang – ruang yang bersifat informal melebur dengan ruang
luar akan terasa lebih bebas sehingga sosialisasi dan komunikasi antar individu akan
lebih mudah terjalin. Kehidupan sebagai makhluk sosial pun akan berjalan dengan
normal.

Article Metrics: