STASIUN MRT TERINTEGRASI BLOK M JAKARTA (PENEKANAN DESAIN ARSITEKTUR HIGH-TECH)

*chistella christella - 
hermin werdiningsih - 
eddy darmawan - 
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 18 73
Abstract


Jakarta sebagai Ibukota Republik Indonesia disokong oleh beberapa daerah seperti Bogor,
Bekasi, Tangerang, dan Depok. Di mana banyak masyarakat atau penduduk yang bertempat tinggal
di daerah-daerah tersebut bekerja di Jakarta. Sebagian besar dari mereka menggunakan kendaraan
pribadi ditambah dengan penduduk Jakarta yang terus bertambah, mengakibatkan kemacetan
selalu ada di Jakarta. DKI Jakarta membutuhkan angkutan massal yang lebih handal seperti MRT
yang sudah semetinya menjadi prioritas dan solusi utama untuk mengatasi kemacetan total kota
metropolitan Jakarta.
Kajian diawali dengan memperlajari pengertian tentang MRT, pengertian dan standar-standar
menegenai staasiun MRT, serta studi banding beberapa bangunan stasiun MRT yang telah ada.
Dilakuakan juga tinjauan mengenai kawasan terpadu Blok M di Jakarta, tinjauan masterplan
pembangunan MRT di Jakarta, serta kebijaksanaan pemerintah yang mendukungnya. Pendekatan
perancangan arsitektural dilakukan dengan penekanan desain Arsitektur Hi-Tech dan teori-teori di
dalamnya. Selain itu dilakukan pendekatan fungsional, kinerja, teknis, dan konstekstual. Pemilihan
tapak berdasarkan masterplan pembangunan Stasiun MRT di Blok M.
Sebagai kesimpulan, luasan ruang yang diperlukan dalam bentuk program ruang, serta gambar-
gambar 2 dimensi dan 3 dimensi sebagai ilustrasi desain.

Article Metrics: