COMMUNITY CENTER DI BSD CITY

*Almesa Yuli Hasyyati - 
Eddy Prianto - 
Atiek Suprapti - 
Published: 31 Jul 2012.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 87 626
Abstract

Oleh : Almesa Yuli Hasyyati, Eddy Prianto, Atiek Suprapti Budiarto

BSD City yang berada di Kota Tangerang Selatan di mana mayoritas penduduknya adalah warga
pendatang atau kaum urban diprediksi akan terus meningkat dan tentunya komunitas-komunitas yang ada di
kota ini pun akan semakin beragam. Oleh karena itu, dengan semakin bertambahnya penduduk BSD,
kebutuhan masyarakat pun makin beragam sehingga dibutuhkan suatu Community Center untuk menampung
aktivitas-aktivitas masyarakat yang beragam untuk mewadahi komunitas-komunitas yang berada di dalamnya.
Kajian diawali dengan mempelajari pengertian dan hal-hal mendasar mengenai Community Center,
persyaratan perencanaan dan perancangan Community Center, studi banding beberapa fasilitas yang serupa
dengan Community Center seperti Club House dan referensi Community Center di beberapa negara. Tapak
terpilih dari beberapa alternatif tapak yaitu tapak yang berada di Jl. BSD Boulevard Barat BSD City. Selain itu
juga dibahas mengenai tata massa dan ruang bangunan, penampilan bangunan, struktur, serta utilitas yang
dipakai dalam perancangan “Community Center di BSD City”.
Konsep perancangan menggunakan penekanan desain Green Architecture sesuai dengan konsep yang
diusung BSD City, yaitu sebuah konsep arsitektur yang berusaha meminimalkan pengaruh buruk terhadap
lingkungan alam maupun manusia dan menghasilkan tempat hidup yang lebih baik dan lebih sehat, yang
dilakukan dengan cara memanfaatkan sumber energy dan sumber daya alam secara efisien dan optimal.
Penerapan konsep ini dapat terlihat dari fasad bangunan-bangunan di Community Center yang menggunakan
bambu sebagai material utamanya serta penerapan rain water harvesting hampir di seluruh bangunannya.

Keywords
Community Center, Komunitas, Green Architecture

Article Metrics: