skip to main content

Usulan Penjadwalan Dan Optimasi Maintenance Pada Komponen Mesin Ketel Uap Menggunakan Mixed Integer Nonlinier Programming Di PG. Madukismo Yogyakarta

*Maizar Rizki Biruni  -  Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ary Arvianto  -  Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

PG Madukismo merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri pertanian dengan hasil utamanya berupa gula. Selama musim giling mesin-mesin PG Madukimo beroperasi selama 24 jam. Beroperasinya mesin secara terus menerus menyebabkan menurunnya tingkat keandalan peralatan dan menyebabkan terjadinya downtime yang tinggi terutama pada mesin ketel uap, sehingga kegiatan proses produksinya terhambat yang mengakibatkan timbulnya biaya kehilangan produksi yang cukup banyak. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan preventive maintenance. Dari hasil perhitungan data-data kegagalan yang diolah dengan diagram Pareto,  ditemukan ada lima komponen kritis yaitu rantai KAD, lager blower, impeller pompa, dust collector, dan v belt. Komponen tersebut masih memiliki nilai reliability yang rendah yaitu rata-rata dibawah 50% sedangkan target perusahaan adalah sebesar 93%. Pemecahan ini dimodelkan menggunakan Mixed Integer Nonlinier Programming (MINLP) dari Moghaddam dan Usher. Penjadwalan preventive maintenance dilakukan dengan 3 faktor perbaikan yang berbeda. Dari ketiga faktor perbaikan penjadwalan maintenance ini, yang terbaik adalah faktor ke 3 dengan menggabungkan antara biaya dan umur komponen. Hasil yang didapat dari perhitungan lima komponen kritis adalah reliability sebesar 93% dan total biaya sebesar Rp 30.258.660,00  pada model 1 dan anggaran sebesar Rp 27.290.000,00 dengan rata-rata reliability sebesar 92.72% pada model 2.

 

 

Abstract

 

PG Madukismo is one company operating in the agricultural industry with the main product in the form of sugar. PG Madukimo machines operate for 24 hour. During the milling season PG Madukimo machines operate for 24 hours. Continuous operation of the machines causes reduced levels of equipment reliability and high downtime caused mainly on the boilers machine, so that the activities of the production process is hampered and that result in lost production costs are quite much. Therefore, the necessary preventive maintenance actions. From the calculation of the data processed by the failure of Pareto diagram, it was found that there are five critical components KAD chain , lager blowers, pumps impeller, dust collector, and v belt. The components still have a low reliability value is below the average of 50 % while the target company amounted to 93 %. This solution is modeled using Mixed Integer Nonlinear Programming (MINLP) of Moghaddam and Usher. Scheduling preventive maintenance done with three different repair factors. Of the three repair factors for maintenance scheduling, it is best to factor 3 to combine to cost and component life. The results of the calculation are the five critical components of reliability by 93% and the total cost of Rp 30.258.660,00 in model 1 and a budget of Rp 27.290.000,00 with an average reliability of 92.72% in model 2 

Fulltext
Keywords: Mixed Integer Nonlinear Programming; Preventive maintenance; Reliability

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.