skip to main content

STUDI REGISTRASI POINT CLOUD PADA PEMROSESAN DATA TERRESTRIAL LASER SCANNER (TLS) (Studi Kasus : Jembatan Gading Batavia, Kelapa Gading, Jakarta Utara)

Program Studi Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 24 Oct 2014; Published: 28 Oct 2014.

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Dalam metode pengukuran dengan menggunakan teknologi Terestrial Laser Scanner (TLS), proses registrasi sangat berpengaruh dalam menentukan kualitas geometri model dan keakuratan data yang dihasilkan. Jika kualitas proses registrasi baik, maka  bentuk geometri dan dimensi ukuran dari objek yang diamati juga akan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya serta keakuratan data juga akan memenuhi toleransi ketelitian yang telah ditetapkan.

Dalam penelitian tugas akhir ini, metode pengukuran Terrestrial Laser Scanner digunakan untuk pemindaian Jembatan Gading Batavia, Jalan Gading Batavia, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dengan proses akuisisi data lapangan dengan menggunakan Leica Scan Station C10 serta pengolahan data menggunakan software Cyclone Versi 8.1. Proses akuisisi data lapangan serta pengolahannya dilakukan menggunakan dua metode yaitu metode target to target registration dan metode cloud to cloud registration.

Hasil akhir dalam penelitian ini adalah model space Jembatan Gading Batavia dari masing-masing metode pengukuran. Dimana kedua metode tersebut menghasilakan nilai RMS yang berbeda yaitu 0,0015 m untuk metode target to target registration dan 0,009 m untuk metode cloud to cloud registration. Pengujian hasil model space dari masing-masing metode juga dilakukan dengan membandingan jarak antar sisi jembatan dari hasil pengukuran Electronic Total Station. Nilai rata-rata kesalahan dari perbandingan jarak antar sisi jembatan melalui dua metode tersebut adalah sebesar 0,00581 m untuk metode target to target dan 0,0084 m untuk metode cloud to cloud.

Kata Kunci : Terrestrial Laser Scanner, Registrasi, Jembatan Gading Batavia, Cyclone Versi 8.1

 

ABSTRACT

In measurement method by using Terestrial Laser Scanner (TLS) technology, registration process hugely affected in determining the quality of geometry model and the accuracy of data produced. If once the registration is good, the geometry shape and measurement dimension of an object observed will reflect the real condition and also data accuracy will pass tolerance accuracy that has been determined.

In this research, Terrestrial Laser Scanner measurement method used for scrutinizing of Gading Batavia Bridge located on Gading Batavia street, Kelapa Gading, East Jakarta. Acquisition of the data processed with Leica Scan Station C10 whereas Cyclone Version 8.1 used as data processor. Acquisition of field data and data processing executed into two methods, target to target registration method and cloud to cloud registration method.

This research results Gading Batavia Bridge model space for each measurement method. Both methods show different  RMS score, 0.0015 m  for target to target registration  method and 0.009 m for cloud to cloud registration method. Examination  of  model space for each method executed by comparing the distance between the bridge of Electronic Total Station result. Average error term of the comparison the distance between the bridge through both methods are 0.00581m for target to target method and 0.0084 m for cloud to cloud method.

Keywords: Terrestrial Laser Scanner, Registration, Gading Batavia Bridge, Cyclone version 8.1
Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.