PENGARUH PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN TERHADAP FENOMENA URBAN HEAT ISLAND DAN KETERKAITANNYA DENGAN TINGKAT KENYAMANAN TERMAL (TEMPERATURE HUMIDITY INDEX) DI KOTA SEMARANG

Nurfajrin Dhuha Andani, Bandi Sasmito, Hani’ah Hani’ah

Abstract


Perkembangan Kota Semarang di beberapa sektor merupakan upaya untuk menjadikan Kota Semarang yang lebih maju. Namun, di sisi lain terdapat masalah penting yang perlu diperhatikan, yaitu masalah perubahan lahan yang didominasi oleh lahan terbangun yang dapat merubah sifat fisik permukaan dan mempengaruhi iklim perkotaan. Salah satu unsur iklim yang mengalami perubahan dan dapat dirasakan secara langsung adalah suhu. Peningkatan suhu secara periodik dapat memicu terjadinya fenomena Urban Heat Island. Peningkatan suhu cenderung terjadi di pusat kota dibanding di pinggiran kota, karena pusat kota biasanya merupakan pusat kegiatan di berbagai sektor. Peningkatan suhu dari hari ke hari dapat berpengaruh terhadap kenyamanan manusia.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perubahan tutupan lahan berhubungan dengan fenomena Urban Heat Island yang diindikasikan dengan suhu permukaan dan hubungan perubahan tutupan lahan dengan tingkat kenyamanan termal (THI). Analisis dilakukan dengan pendekatan data penginderaan jauh melalui beberapa ekstraksi data, yaitu penggunaan klasifikasi terbimbing, indeks NDVI, pengolahan suhu permukaan, suhu udara, kelembaban udara relatif serta tingkat kenyamanan termal. Pengolahan data dilakukan menggunakan citra satelit Landsat 5 Tahun 2009, Landsat 8 Tahun 2013 dan 2017. Korelasi dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear sederhana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan memiliki hubungan dengan suhu permukaan dan suhu udara. Dengan bertambahnya luasan lahan terbangun, berkurangnya luasan lahan vegetasi dan lahan terbuka dapat menyebabkan perubahan sifat fisik permukaan yang berimplikasi pada peningkatan suhu permukaan dan suhu udara. Peningkatan suhu permukaan yang terjadi akan menyebabkan meluasnya pembentukkan UHI. Meluasnya daerah dengan suhu permukaan yang tinggi menyebabkan daerah yang panas dan kering semakin meluas. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara perubahan tutupan lahan dan tingkat kenyamanan termal, semakin bertambahnya luasan lahan terbangun, berkurangnya luasan lahan vegetasi dan lahan terbuka maka nilai tingkat kenyamanan termal meningkat. Meningkatnya nilai THI, menunjukkan kondisi yang tidak nyaman bagi manusia.

Keywords


Perubahan Tutupan Lahan, Urban Heat Island, Tingkat Kenyamanan Termal

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats