skip to main content

ANALISIS PENGARUH TINGKAT BAHAYA EROSI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) BENGAWAN SOLO TERHADAP TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS) DI PERAIRAN WADUK GAJAH MUNGKUR

*Aziz Anjar Santoso  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Sudarsono  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia
Abdi Sukmono  -  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

 

Waduk Gajah Mungkur yang terletak di Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah adalah waduk serbaguna dengan wilayah seluas kurang lebih 8.800 ha ini dapat mengairi sawah seluas 23.600 ha di Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Karanganyar dan Sragen. Jumlah sedimentasi yang meningkat dengan pesat mengakibatkan degradasi kualitas air Waduk Gajah Mungkur. Sedimentasi yang tinggi dapat ditunjukkan dari tingginya nilai Total Suspended Solid (TSS) di perairannya. TSS adalah material padatan, termasuk bahan organik dan anorganik yang tersuspensi di daerah perairan.  Dinamika TSS yang ada di perairan Waduk Gajah Mungkur tak lepas dari dinamika erosi tanah permukaan lahan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Konsentrasi Total Suspended Solid (TSS) dapat diidentifikasi menggunakan perhitungan algoritma Total Suspended Solid (TSS) pada citra Satelit Landsat 8 tahun 2013, 2015, dan 2017 yang kemudian dibandingkan dengan kadar TSS di lapangan. Tingkat bahaya erosi diidentifikasi menggunakan metode Universal Soil Loss Equation (USLE).

Bedasarkan hasil kajian kelas tingkat bahaya erosi pada DAS Bengawan Solo yang mengalir ke Waduk Gajah Mungkur kelas tingkat bahaya erosi yang memiliki luas paling besar adalah kelas 180-480 ton/ha/tahun dengan luas pada tahun 2013 sebesar 68.473,549 ha dan 2015 sebesar 65.055,459 ha. Algoritma yang paling cocok di perairan Waduk Gajah Mungkur adalah algoritma Syarif Budhiman dengan koefisien regresi 92%. Persamaan regresi Syarif Budhiman dengan TSS insitu adalah Y=0,4711x+45.266. Konsentrasi di perairan Waduk Gajah Mungkur dalam rentang waktu tahun 2013-2017 mengalami peningkatan.Tingkat bahaya erosi di DAS Bengawan Solo pada perairan Waduk Gajah Mungkur mempengaruhi pola persebaran dan perubahan nilai TSS-nya. Sub DAS yang perubahan erosinya memiliki pengaruh terhadap perubahan TSS yaitu Sub DAS Keduang dan Alang.
Fulltext View|Download
Keywords: Erosi, TSS, USLE, Waduk Gajah Mungkur
Article Info
Section: Articles
Language : ID
Statistics:
Share:

Last update:

No citation recorded.

Last update: 2021-09-21 17:16:20

No citation recorded.