skip to main content

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP PERAN AYAH DENGAN PENGUNGKAPAN DIRI PADA REMAJA AWAL

Published: 22 Oct 2014.

Citation Format:
Abstract
Tujuan penelitian adalah untuk menguji secara empiris hubungan antara persepsi terhadap peran ayah dengan pengungkapan diri pada remaja awal, serta mengetahui besaran prediksi dari persepsi terhadap peran ayah. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian adalah terdapat hubungan positif antara persepsi terhadap peran ayah dengan pengungkapan diri pada remaja awal.
Teknik sampel menggunakan cluster random sampling dengan 5 kelas sebagai sampel penelitian berjumlah 163 subjek. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan skala psikologi yang terdiri dari skala persepsi terhadap peran ayah dan skala pengungkapan diri. Skala persepsi terhadap peran ayah terdiri atas 36 aitem (α=0,907) dan skala pengungkapan diri terdiri dari 23 aitem (α=0,754).
Analisis data dalam penelitian menggunakan metode analisis regresi sederhana dengan hasil koefisien korelasi rxy=0,218 dan p=0,003 (p<0,05), maka hipotesis diterima dan signifikan. Ada hubungan positif antara persepsi terhadap peran ayah dengan pengungkapan diri. Artinya, semakin positif persepsi terhadap peran ayah, maka semakin tinggi pengungkapan diri. Sebaliknya semakin negatif persepsi terhadap peran ayah maka semakin rendah pengungkapan diri. Koefisien determinasi menunjukkan secara simultan persepsi terhadap peran ayah dapat menjelaskan perubahan pengungkapan diri sebesar 4,8%, dan sisanya 95,2% dijelaskan oleh sebab lain.
Fulltext View|Download
Keywords: Persepsi terhadap peran ayah, pengungkapan diri, remaja awal

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.