skip to main content

HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN ASERTIVITAS PADA SISWA KELAS XI SMA KESATRIAN 2 SEMARANG

Published: 22 Oct 2014.

Citation Format:
Abstract
Asertivitas sangat diperlukan bagi siswa SMA untuk berinteraksi sosial dengan baik dan harmonis. Siswa SMA yang tidak mampu bersikap asertif akan mudah menerima pengaruh negatif, jika teman sebaya memiliki sifat-sifat yang negatif. Secara teori, asertivitas dipengaruhi oleh harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara harga diri dengan asertivitas pada siswa kelas XI SMA Kesatrian 2 Semarang.
Penentuan jumlah sampel pada penelitian ini dengan menggunakan tabel Isaac & Michael (Sugiyono, 2009, h.87) dengan taraf kesalahan 5%, jumlah populasi sebesar 218 dapat diwakili sampel sebanyak 135. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling dan didapat sampel sebanyak 138 siswa. Metode penggalian data dengan menggunakan dua skala psikologi. Skala Asertivitas dengan 36 aitem valid (α = 0,922) dan Skala Harga Diri dengan 34 aitem valid (α = 0,932). Analisis data menggunakan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,582 dengan p = 0,000 (p<0,05) yang berarti ada hubungan positif antara harga diri dengan asertivitas, semakin tinggi harga diri maka semakin tinggi asertivitas siswa, demikian pula sebaliknya semakin rendah harga diri maka semakin rendah asertivitas siswa kelas XI SMA Kesatrian 2 Semarang. Persamaan garis regresi pada hubungan kedua variabel tersebut adalah: Y = 58,336 + 0,518X. Sumbangan efektif harga diri terhadap asertivitas siswa kelas XI SMA Kesatrian 2 Semarang sebesar 33,9% dan sisanya sebesar 66,1% dijelaskan oleh faktor-faktor lain.
Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.