skip to main content

“KETIKA BERJAUHAN ADALAH SEBUAH PILIHAN” STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN ISTRI YANG BERKERJA MENJALANI PERNIKAHAN JARAK JAUH (LONG DISTANCE MARRIAGE)

Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Indonesia

Received: 10 Feb 2023; Published: 17 Jul 2023.
Open Access Copyright 2023 Jurnal EMPATI
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Istri yang menjalani pernikahan jarak jauh memikul beban dan tanggung jawab lebih berat dibandingkan istri yang hidup seatap dengan pasangannya. Berbagai tantangan dihadapi istri seperti mengurus pekerjaan rumah, mengasuh anak-anak dan berkerja. Penelitian bertujuan menjelaskan pengalaman istri yang menjalani pernikahan jarak jauh dengan pendekatan kualitatif fenomenologi kemudian dianalisis menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA). Pengambilan data dengan wawancara semi terstruktur melibatkan dua orang responden perempuan. Menjalani pernikahan jarak jauh dijalani karena adanya kesepakatan kedua pasangan serta faktor tuntutan kerja. Tantangan yang dialami berupa tekanan dari keluarga, merasa sedih, kesepian hingga kebutuhan biologis yang kurang terpenuhi. Terhadap pengasuhan anak, partisipan seringkali terbebani dan membutuhkan kehadiran suami. Beberapa strategi menghadapi tantangan pernikahan jarak jauh dengan mencari hiburan seperti olahraga, shopping, berkumpul bersama teman hingga menghubungi pasangan, luasnya akses menemukan hiburan tidak luput dari kondisi ekonomi yang mapan dan faktor tempat tinggal di Kota Besar. Kedua partisipan memaknai pernikahan jarak jauh sebagai kehendak dari tuhan, merasa bersyukur karena terhindar dari konflik hingga memaknai kondisi saat ini sebagai cara untuk memupuk cinta dan rindu antar pasangan.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Untitled
Subject long distance marriage experience; wife
Type Research Instrument
  Download (80KB)    Indexing metadata
Keywords: istri; pengalaman pernikahan jarak jauh

Article Metrics:

  1. Afdal, A., Mailinda, V. E., Safitri, W., & Syapitri, D. (2022). Satisfaction of long distance marriage couple. ENLIGHTEN (Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam), 5(1), 37–45. https://doi.org/10.32505/enlighten.v5i1.3459
  2. Harsari, R. J. T. (2020). A perspective of husband and wife roles in long-distance marriage. Proceedings of the 5th ASEAN Conference on Psychology, Counselling, and Humanities (ACPCH 2019) (pp. 268-271)
  3. Howitt, D. (2010). Introduction to qualitative methods in psychology. Prentice Hall
  4. Kariuki, J. W. (2014). The impact of long-distance marriage on the family: a study of families with spouses abroad in kiambu county [Tesis, University of Nairobi]. Repository UONBI. http://erepository.uonbi.ac.ke/handle/11295/76434
  5. La Kahija, Y. (2017). Penelitian fenomenologis: Jalan memahami pengalaman hidup. Kanisius
  6. Lakhani, S., & Nadeem, S. (2017). Effects of father’s absence on child growth and development during early years. Journal of Early Childhood Care and Education, 1, 31–42
  7. Litiloly, F., & Swastiningsih, N. (2014). Manajemen stres pada istri yang mengalami long distance marriage. Empathy, 2(2), 53-61. http://dx.doi.org/10.12928/empathy.v2i2.3029
  8. Prameswara, A. D., & Sakti, H. (2016). Pernikahan jarak jauh (Studi kualitatif fenomenologis pada istri yang menjalani pernikahan jarak jauh). Jurnal Empati, 5(3), 417–423. https://doi.org/10.14710/EMPATI.2016.15360
  9. Puspitasari, I. P., Rachmawati, Y., & Purnamasari, I. (2020). Long distance parenting in early childhood. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 538, 37-40. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210322.009
  10. Qomariyyah, N. N. (2015). Gambaran pernikahan jarak jauh (long distance marriage) (studi fenomenologi suami yang di tinggal istri bekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Kabupaten Kuningan Jawa Barat [Skripsi, Universitas Islam Negri Kalijaga]. Digilib UIN Suka. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/19415/
  11. Rachman, A. A. (2020). Fenomena long distance marriage dalam mempertahankan keharmonisan keluarga (studi kasus: satsurvei hidros) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah]. Repository UIN JKT. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/57178/1/ANGGRAENI%20ABDUL%20RACHMAN.FISIP.pdf
  12. Sakinah, H., Zulkifli, M., Saidon, R., & Aziz, A. A. (2022). Approach in managing conflict in a long distance marriage. Universiti Teknologi MARA
  13. Scott, A. T. (2002). Communication characterizing successful long distance marriages [Disertasi, Louisiana State University and Agricultural and Mechanical College]. Louisiana State University. https://doi.org/10.31390/gradschool_dissertations.3840
  14. Suminar, J. R., & Kaddi, S. M. (2018). The phenomenon of marriage couples with long-distance relationship. Mimbar : Jurnal Sosial dan Pembangunan, 34(1), 121–129. https://doi.org/10.29313/mimbar.v34i1.3183
  15. Suryadi, & Salsabila, T. (2022). Dampak pola asuh long distance marriage terhadap psikologis anak. Al-Mubin: Islamic Scientific Journal, 5(1), 56–62. https://doi.org/10.51192/almubin.v5i01.259
  16. Wardhani, N. D. W., Widiasavitri, P. N., & Widiasavitri, P. N. (2020). coping strategies on wives in a long-distance marriage and live with in-laws. Psikodimensia, 19(1), 106. https://doi.org/10.24167/psidim.v19i1.2309

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.