skip to main content

DUKUNGAN SOSIAL GURU BIMBINGAN KONSELING DAN KEMATANGAN KARIER PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 COMAL

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Open Access Copyright 2022 Jurnal EMPATI
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Kematangan karier merupakan kemampuan individu untuk membuat pilihan karier yang tepat, serta menyelesaikan tugas-tugas khas perkembangan karier yang nantinya akan digunakan dalam membuat keputusan karier. Meskipun demikian, tidak semua siswa mampu mencapai kematangan karier, karena terdapat beberapa faktor yang berkontribusi dalam terbentuknya kematangan karier. Dukungan sosial guru bimbingan konseling merupakan salah satu faktor yang diduga dapat menentukan kematangan karier siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial guru bimbingan konseling dan kematangan karier pada siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal dengan jumlah 398 siswa. Sampel penelitian terdiri dari 186 siswa yang diperoleh dengan menggunakan metode cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua alat ukur, yakni Skala Dukungan sosial guru bimbingan konseling (36 aitem, α= 0,945) dan Skala Kematangan Karier (35 aitem, α= 0,916). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi r = 0,368 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial guru bimbingan konseling dengan kematangan karier pada siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal. Semakin tinggi dukungan sosial guru bimbingan konseling, semakin tinggi pula kematangan karier siswa, begitu pula sebaliknya. Dukungan sosial guru bimbingan konseling memberikan sumbangan efektif sebesar 14% terhadap kematangan karier siswa SMA Negeri 1 Comal.

Fulltext View|Download
Keywords: dukungan sosial guru bimbingan konseling; kematangan karier; siswa

Article Metrics:

  1. Aristya, D. N., & Rahayu, A. (2018). Hubungan dukungan sosial dan konsep diri dengan penyesuaian diri remaja kelas X SMA Angkasa 1 Jakarta. Jurnal Ikraith-Humaniora, 2, 75-81
  2. Brown, S.D., & Lent, R.W. (2013). Career development and counseling: putting theory and research to work (2nd ed). John Wiley & Son, Inc
  3. Candra, M. F., & Sawitri, D. R. (2017). Hubungan kongruensi karier dengan orsng tua dan kematangan karier pada siswa kelas XI SMK Negeri 7 Semarang. Jurnal Empati, 6, 112-118
  4. Lubis, R. H., Lubis, L., & Aziz, A. (2015). Hubungan antara dukungan sosial dan kecerdasan emosional dengan self-regulated learning siswa. Jurnal Analitika, 7, 105-117
  5. Purworahayu, D., & Rusmawati, D. (2018). Hubungan kepercayaan diri dengan kematangan karir pada siswa SMA Negeri 1 Kemangkon di Kabupaten Purbalingga. Jurnal Empati, 7, 321-327
  6. Safaria, T. (2016). Peran efikasi diri, pola asuh otoritatif, dan motivasi berprestasi terhadap kematangan karier. Jurnal Psikologi, 43, 154-166
  7. Santrock, J.W. (2012). Perkembangan masa hidup. Penerbit Erlangga
  8. Santrock, J.W. (2014). Adolescence (15th ed). McGraw-Hill Education
  9. Sarafino, E.P., & Smith, T.W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions 7th Ed. John wiley & Son, Inc
  10. Sugiyono. (2014). Memahami penelitian kualitatif. Alfabeta
  11. Wikipedia. (2019). Purwoharjo, Comal, Pemalang. Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Purwoharjo,_Comal,_Pemalang
  12. Winkel, W.S., & Hastuti, M.M.S. (2013). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan. Media Abadi

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.