skip to main content

PERSEPSI TERHADAP KETERLIBATAN AYAH DALAM PENGASUHAN DAN KECENDERUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA REMAJA LAKI-LAKI PEMAIN GAME ONLINE DI GAME CENTER X DAN Y KABUPATEN SEMARANG

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Open Access Copyright 2022 Jurnal EMPATI
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Internet semakin berkembang pesat dan memunculkan permainan yang dikenal dengan game online. Remaja merupakan salah satu kelompok yang sangat tertarik dengan manfaat internet. Mayoritas pengunjung game center adalah remaja laki-laki. Salah satu faktor yang memengaruhi remaja untuk kecanduan internet adalah keluarga. Penelitian ini dilakukan di game center X dan Y Kabupaten Semarang dengan populasi 100 orang dan jumlah sampel penelitian 78 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Persepsi terhadap Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan (12 item; α = 0,844) dan Skala Kecenderungan Kecanduan Game Online (26 item; α = 0,936). Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi diterima (F(1) = 15,572, p<0,001; R2 = 0,170) dengan β = -0,412 (p<0,001). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa persepsi terhadap keterlibatan ayah dalam pengasuhan memiliki peran negatif dalam memprediksi tingkat kecenderungan kecanduan game online pada remaja laki-laki pemain game online.

 

Fulltext View|Download
Keywords: kecanduan game online; keterlibatan ayah dalam pengasuhan; remaja

Article Metrics:

  1. Allen, S., & Daly, K. (2007). The effects of father involvement: An updated research summary of the evidence. University of Guelph
  2. Andayani, B., & Koentjoro. (2014). Psikologi keluarga: Peran ayah menuju coparenting. Laros
  3. American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorder fifth edition (DSM-V). American Psychiatric Association
  4. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2017). Hasil survey 2017 penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia. APJII. https://apjii.or.id/survei2017
  5. Basuki, N. W., & Indrawati, E. S. (2017). Hubungan antara persepsi terhadap keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan penyesuaian sosial pada mahasiswa fakultas teknik angkatan 2015 Universitas Diponegoro. Jurnal Empati, 6, 312-316
  6. Essau, C. A. (2008). Adolescent addiction: Epidemiology, assesment, and treatment. Elsevier
  7. Chen, Y., & Chang, S. L. (2008). An exploration of the tendency to online game addiction due user's liking of design features. Asian Journal of Health Information Sciences, 3, 38-51
  8. Guno, D. C. (2018). Gambaran perilaku kecanduan game online pada anak usia sekolah di wilayah Kecamatan Magetan [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Muhammadiyah Surakarta
  9. Handayani, W., & Kustanti, E. R. (2018). Hubungan antara persepsi terhadap keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan intensi perilaku seksual pranikah pada remaja. Jurnal Empati, 7(1), 188-194
  10. Lamb, M. E. (2010). The role of the father in child development (5th ed.). John Wiley & Sons, Inc
  11. Lei, L., & Wu, Y. (2007). Adolescents paternal attachment and internet use. Cyberpsychology and Behavior, 10, 633-639
  12. Liu, C. Y., & Kuo, F. Y. (2007). A study of internet addiction through the lens of the interpersonal theory. Cyberpsychology and Behavior, 10, 799-804
  13. Livingstone, S., & Helsper, E. (2008). Parental mediation and children's internet use. Journal of Broadcasting & Electronic media, 52, 1-21
  14. Rinaldi, M. R., & Siswati (2013). Hubungan antara kelekatan terhadap ayah dengan kecenderungan kecanduan game online pada remaja laki-laki pengguna game online di Kabupaten Grobogan. Jurnal Empati, 2(4), 1-10
  15. Sagara, S. (2018). Gambaran online gamer [Skripsi tidak dipublikasikan]. Universitas Diponegoro
  16. Setyawati, & Rahardjo, P. (2015). Keterlibatan ayah serta faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengasuhan seksualitas sebagai upaya pencegahan perilaku seks pranikah remaja di Purwokerto. Jurnal Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, 3(2), 35-55
  17. Syahran, R. (2015). Ketergantungan online game dan penanganannya. Jurnal Psikologi & Konseling FKIP Universitas Tadulako, 1(1), 84-92
  18. Syarifah, H., Widodo, P. B., & Kristiana, I. F. (2012). Hubungan antara persepsi terhadap keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan kematangan emosi pada remaja di sma negeri "x". Proceeding Temu Ilmiah Nasional VIII IPPI (pp 230-238). Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia
  19. van den Eijnden, R., Spijkerman, R., Vermulst, A., van Rooij, T., & Engels, R. (2010). Compulsive internet use among adolescents: Bidirectional parent-child relationships. Journal Abnormal Child Psychology, 38, 77-89
  20. Yen, J. Y., Yen, C. F., Chen, C. C., Chen, S. H., & Ko, C. H. (2007). Family factors of internet addiction and substance use experience in Taiwanese adolescents. Cyberpsychology & Behavior, 10(3), 323-329
  21. Young, K. S., & Abreu, C. N. (2011). Internet addiction: A handbook and guide to evaluation and treatment. John Wiley & Sons, Inc

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.