skip to main content

APA ARTINYA MENJADI YOUTUBER? ANALISIS FENOMENOLOGIS INTERPRETATIF TENTANG PENGALAMAN MENJADI YOUTUBER

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Open Access Copyright 2022 Jurnal EMPATI
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Penelitian mengenai YouTuber sebagai profesi baru di era kemajuan teknologi saat ini dari sudut pandang keilmuan psikologi masih jarang dilakukan. Padahal, dalam beberapa kasus terdapat pelaku profesi YouTuber yang rentan mengalami permasalahan kesehatan mental, seperti depresi akibat banyaknya tekanan, hujatan, dan beban kerja yang dijalani, terlepas dari banyaknya pandangan bahwa YouTuber merupakan pekerjaan fleksibel yang dapat menghasilkan uang dalam jumlah yang tidak sedikit. Maka dari itu, penelitian ini akan mengeksplorasi tentang bagaimana YouTuber menjalani pekerjaannya beserta segala dinamika yang menyertai. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana partisipan memaknai pengalaman subjektifnya dalam menjalani pekerjaan sebagai YouTuber. Partisipan penelitian terdiri dari tiga orang YouTuber yang dipilih berdasarkan metode sampling purposif. Penggalian data dilakukan dengan melakukan wawancara secara semi terstruktur. Transkrip wawancara kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis fenomenologis interpretatif. Pada penelitian ini terdapat delapan tema superordinat yang ditemukan : (1) totalitas dalam bekerja,  (2) optimisme dalam bekerja, (3) tantangan pekerjaan, (4) penghasilan sebagai orientasi pekerjaan, (5) pemahaman terhadap profesi YouTuber, (6) interaksi dengan penonton, (7) presentasi diri, (8) pengaruh dari perlakuan tidak menyenangkan dan satu tema khusus, yaitu dorongan berperilaku altruis.

Fulltext View|Download
Keywords: pekerjaan; pengalaman; profesi; youtuber

Article Metrics:

  1. Anasari, N. (2015). Media sosial sebagai panggung drama (Studi deskriptif presentasi diri pengguna twitter di kalangan mahasiswa Unesa). Paradigma, 3(3), 1-5
  2. Asaari, M. H. A. H., Desa, N. M., & Subramaniam, L. (2019). Influence of salary, promotion, and recognition toward work motivation among government trade agency employees. International Journal of Business and Management, 14(4), 48-59
  3. Alyusi, S. D. (2019). Media sosial: Interaksi, identitas dan modal sosial. Prenada Media
  4. Aran-Ramspott, S., Fedele, M., & Tarragó, A. (2018). YouTubers' social functions and their influence on pre-adolescence. Comunicar, 26(57), 71-80. https://doi.org/10.3916/c57-2018-07
  5. Basrowi & Suwandi. (2008). Memahami penelitian kualitatif. PT. Rineka Cipta
  6. Burgess, J., & Green, J. (2018). YouTube: Online video and participatory culture. John Wiley & Sons
  7. Blaug, R., Kenyon, A., & Lekhi, R. (2007). Stress at work. The Work Foundation
  8. Cahyasari, A. S. M., & Sakti, H. (2014). Optimisme kesembuhan pada penderita mioma uteri. Jurnal Psikologi, 13(1), 21-33
  9. Carver, C. S., & Scheier, M. F. (2001). Optimism, pessimism, and self-regulation. In Chang, & Edward C. (Eds), Optimism and pesimism: Implications for theory, study, and practice (pp. 395). American Psychological Association
  10. Cocker, H. L., & Cronin, J. (2017). Charismatic authority and the YouTuber: Unpacking the new cults of personality. Marketing Theory, 17(4), 455–472. https://doi.org/10.1177/1470593117692022
  11. Cresswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif dan desain riset memilih di antara lima pendekatan. Pustaka Pelajar
  12. Danckert, J., Hammerschmidt, T., Marty-Dugas, J., & Smilek, D. (2018). Boredom: Under-aroused and restless. Consciousness and cognition, 61(2), 24-37. https://doi.org/10.1016/j.concog.2018.03.014
  13. Dhania, D. R. (2010). Pengaruh stres kerja, beban kerja, terhadap kepuasan kerja (studi pada medikal representatif di Kota Kudus). Jurnal Psikologi: Pitutur, 1(1), 15-23
  14. Ferchaud, A., Grzeslo, J., Orme, S., & LaGroue, J. (2018). Parasocial attributes and YouTube personalities: Exploring content trends across the most subscribed YouTube channels. Computers in Human Behavior, 80(3), 88–96. https://doi.org/10.1016/j.chb.2017.10.041
  15. Fitriawati, D., & Retnasary, M. (2018). Eksistensi diri YouTuber “JONESHOOD” : Studi fenomenologis mengenai eksistensi diri Youtuber “JONESHOOD” di Kota Bandung”. Jurnal Signal, 6(1), 22-37
  16. García, A., Catalina, B., & López, M. C. (2016). Adolescents and YouTube: Creation, participation and consumption. Prisma Social, 1. 61–89
  17. Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Anchor
  18. Ghufron, M. N. & Risnawita, R., & (2010). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media
  19. Holmbom, M. (2015). The YouTuber: A qualitative study of popular content creators [Bachelor's thesis, Umeå University, Faculty of Social Sciences, Department of Informatics.]. DiVa. https://www.diva- portal.org/smash/record.jsf?pid=diva2%3A825044&dswid=5498
  20. Jerslev, A. (2016). In the time of the microcelebrity: Celebrification and the YouTuber Zoella. International Journal of Communication, 10(3), 5233–5251
  21. Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business horizons, 53(1), 59-68
  22. Klobas, J. E., McGill, T. J., Moghavvemi, S., & Paramanathan, T. (2018). Compulsive YouTube usage: A comparison of use motivation and personality effects. Computers in Human Behavior, 87(2), 129-139. https://doi.org/10.1016/j.chb.2018.05.038
  23. Lange, P. G. (2007). Commenting on comments: Investigating responses to antagonism on YouTube. Society for Applied anthropology conference (pp.163- 190). Tampa, Florida
  24. Lange, P. G. (2008). Publicity private and privately public : Social networking on YouTube. Journal of Computer-Mediated Communication, 13(1), 361-380. https://doi.org/10.1111/j.1083-6101.2007.00400.x
  25. Lay, J. C., & Hoppmann, C. A. (2015). Altruism and prosocial behavior. Encyclopedia of geropsychology, 5, 1-9. https://doi.org/10.1007/978-981-287- 080-3_69-1
  26. Lekatompessy, J. E. (2003). Hubungan profesionalisme dengan konsekuensinya: Komitmen organisasional, kepuasan kerja, prestasi kerja, dan keinginan berpindah. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 5(1), 69-84. https://doi.org/10.34208/jba.v5i1.391
  27. Lo, K. (2018, Agustus 7). Mengapa YouTuber rentan mengalami gangguan kesehatan mental? Kumparan https://kumparan.com/millennial/mengapa-YouTuber-rentan- mengalami-gangguan-kesehatan-mental1542354510575029244
  28. Nadkarni, A., & Hofmann, S. G. (2012). Why do people use Facebook? Personalityand Individual Differences, 52(3), 243-249. https://doi.org/10.1016/j.paid.2011.11.007
  29. Niu, G., Bao, N., Zhou, Z., Fan, C., Kong, F., Sun, X. (2015). The impact of self-presentation in online social network sites on life satisfaction: The effect of positive affect and social support. Psychological Development and Education. 31(5), 563-570. https://doi.org/10.16187/j.cnki.issn1001-4918.2015.05.07
  30. Parkin, S. (2018, September 8). The YouTube stars heading for burnout: The most fun job imaginable became deeply bleak The Guardian. https://www.theguardian.com/technology/2018/sep/08/youtube-stars-burnout-fun-bleak-stressed
  31. Primardi, A., & Hadjam, M. N. R. (2011). Optimisme, harapan, dukungan sosial keluarga, dan kualitas hidup orang dengan epilepsi. Jurnal Psikologi, 3(2), 123-133
  32. Rostiana, T., & Kurniati, N. M. T. (2009). Kecemasan pada wanita yang menghadapi menopause. Jurnal Psikologi Volume, 3(1), 76
  33. Schlenker, B. R., & Pontari, B. A. (2000). The strategic control of information: impression management and self-presentation in daily life. In A. Tesser, R. Felson, & J. Suls (Eds.), Perspectives on self and identity (pp. 199-232). American Psychological Association
  34. Smith, A. J., Flowers, P., Larkin, P. (2009). Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). SAGE Publications Asia-Pacific Pte Ltd
  35. Stukas, A. A., & Clary, E. G. (2012). Altruism and helping behavior. Dalam V.S. Ramachandran, Encyclopedia of Human Behavior (2nd ed., pp100-107), Elsevier

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.