skip to main content

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN PENYESUAIAN DIRI SISWA PONDOK PESANTREN KELAS X MA RIBATUL MUTA’ALLIMIN PEKALONGAN

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: 30 Apr 2022.
Open Access Copyright 2022 Jurnal EMPATI
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penyesuaian diri siswa Pondok Pesantren Kelas X MA Ribatul Muta’allimin Pekalongan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas X di MA Ribatul Muta’allimin Pekalongan. Sampel penelitian berjumlah 101 siswa dan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala sebagai instrumen penelitian, yaitu skala penyesuaian diri (27 aitem dengan α = 0,898) dan skala dukungan sosial teman sebaya (35 aitem dengan α =  0,943). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Spearman’s Rho,  diketahui bahwa hipotesis yang diajukan dapat terbukti, yaitu terdapat hubungan positif antara dukungan sosial teman sebaya dengan penyesuaian diri siswa (rxy = 0,798 dengan p = 0,000). Yang berarti semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya, maka akan semakin tinggi penyesuaian diri siswa; dan semakin rendah dukungan sosial teman sebaya maka semakin rendah pula penyesuaian diri siswa.

Fulltext View|Download
Keywords: dukungan sosial teman sebaya; penyesuaian diri; sekolah asrama

Article Metrics:

  1. Ahyani, L. N. & Kumalasari, F. (2012). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri remaja di panti asuhan. Jurnal Psikologi Pitutur, 1(1), 21-31
  2. Ali, M. & Asrori, M. (2015). Psikologi remaja: Perkembangan peserta Didik. Bumi Aksara
  3. Bond, R. & Castagnera, E. (2006). Peer supports and inclusive education: an underutilized resource. Theory into Practice, 45(3), 224-229. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4503_4
  4. Carter, E. W., Cushing, L. S., Clark, N. M., & Kennedy, C. H. (2005). Effects of peer support interventions on students access to the general curriculum and social interactions. Research and Practice for Persons with Severe Disabilities, 30(1), 15-25. https://doi.org/10.2511/rpsd.30.1.15
  5. Cohen, S. (2004). Social relationships and health. American Psychologist, 59(8), 676-684. https://doi.org/10.1037/0003-066X.59.8.676
  6. Cohen, S., Gottlieb, B. H., & Underwood, L. G. (2000). Social relationships and health. Oxford University Press
  7. Cutrona, C. E., & Russell, D. W. (2014). The effects of general social support and social support for racial discrimination on african american women’s well-being. Journal of Black Psychology. https://doi.org/10.1177/0095798412469227
  8. Desmita. (2012). Psikologi perkembangan peserta didik. Remaja Rosdakarya
  9. Freeman, T. M., Anderman, L. H., & Jensen, J. M. (2007). Sense of belonging in college freshmen at the classroom and campus levels. The Journal of Experimental Education, 75(3), 203-220
  10. Gerungan, W. A. (2004). Psikologi sosial. Refika Aditama
  11. Haryawan, S. (2017, April 2). Sekolah asrama dan kekerasan, prihatin atas pembunuhan di SMA TarunaNusantara.Kompasiana. https://www.kompasiana.com/paulodenoven/58e0ac932f9373ce174e1fb0/sekolah-berasrama-dan-kekerasan-prihatin-atas-pembunuhan-di-sma-taruna-nusantara?page=all
  12. Hasan, S. A., & Handayani, M. M. (2014). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan penyesuaian diri siswa tunarungu di sekolah inklusi. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Universitas Airlangga, 3(2), 128-135
  13. Karademas, E. C. (2016). Self-efficacy, social support and well-being: The mediating role of optimism. Personality and Individual Differences, 40(6), 1281-1290. https://doi.org/10.1016/j.paid.2005.10.019
  14. Khatimah, H. (2015). Gambaran school well-being pada peserta didik program kelas akselerasi di SMA Negeri 8 Yogyakarta. Psikopedagogia, 4(1), 20-30
  15. Lent, R. W., Taveira, M., Sheu, H. B., & Singley, D. (2009). Social cognitive predictors of academic adjustment and life satisfaction in Portuguese college students: A longitudinal analysis. Journal of Vocational Behavior, 74(2), 190-198. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2008.12.006
  16. Mulkin, M. (2014, Agustus 28). Anak kabur dari pesantren, salah siapa?. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/mauliahmulkin/54f5ef6aa333113d078b458c/anak-kabur-dari-pesantren-salah-siapa
  17. Nasution, H., Daharnis., & Syahniar. (2019). The contribution of emotional maturity and social support to the students self-adjustment in an islamic boarding school. Journal of Educational and Learning Studies, 2(2), 126-134. https://doi.org/10.32698/0632
  18. Nubiasyanti, W. S. (2017). Penyesuaian diri anak di sekolah berasrama [Tesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta]. Eprints Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/60150/22/NASKAH%20PUBLIKASI.pdf
  19. Purwanto, N. (2011). Psikologi pendidikan. Remaja Rosdakarya
  20. Ristianti, A. (2008). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan identitas diri pada remaja di SMA Pusaka 1 Jakarta: A cross cultural study. Journal of Applied Psychology, 1-28
  21. Santrock, J. W. (2003). Adolescence: Perkembangan remaja. Penerbit Erlangga
  22. Sarafino, E. P., & Smith. T. W. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7th ed.). John Wiley & Sons, Inc
  23. Sari, S. P. (2017, Agustus 14). Video kekerasan anak di sekolah asrama viral, KPAI: Lembaga pendidikan harus tanggung jawab!. Okezone. https://news.okezone.com/read/2017/08/13/65/1755163/video-kekerasan-anak-di-sekolah-asrama-viral-kpai-lembaga-pendidikan-harus-tanggung-jawab
  24. Sa’idah, S., & Laksmiwati, H. (2017). Dukungan sosial dan self-efficacy dengan penyesuaian diri pada santri tingkat pertama di pondok pesantren. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 7(2), 116-122
  25. Semiawan, C. R. (2007). Perkembangan dan belajar peserta didik. UNY
  26. Shah, Jyotsana K., Sharma, B. (2012). A study on social maturity, school adjustment and academic achievement among residential school girls. Journal of Education and Practice, 3(7), 69-81
  27. Smet, B. (2004). Psikologi kesehatan. Grasindo
  28. Wentzel, K. R., Battle, A., Russel, S. L., & Looney, L. B. (2010). Social supports from teachers and peers as predictors of academic and social motivation. Contemporary Educational Psychology, 35, 193-202. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2010.03.002
  29. Wulandari, N. K., & Rustika, I. M. (2016). Peran kemandirian dan kecerdasan emosional terhadap penyesuaian diri pada siswa asrama tahun pertama SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 3(2), 232-243
  30. Yin, Xue-Qin., Wang, Li-Hui., Zhang, Guo-Dong., Liang, Xiao-Bing., Li, Jason., Zimmerman, M. A., Wang, Jin-Liang. (2017). The promotive effects of peer support and active coping on the relationship between bullying victimization and depression among chinese boarding students. Psychiatry Research, 256, 59-65
  31. Zakiyah, N., Hidayati, F. N. R., & Setyawan, I. (2010). Hubungan antara penyesuaian diri dengan prokrastinasi akademik siswa sekolah berasrama SMPN 3 Peterongan Jombang. Jurnal Psikologi Undip, 8(2), 156-167

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.