Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI26496, author = {Qonita Laras and Imam Setyawan}, title = {MELAWAN SENDU, MEMELUK ASA (STUDI FENOMENOLOGIS MENGENAI POST-TRAUMATIC GROWTH PADA PASIEN PASCA STROKE)}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {8}, number = {3}, year = {2020}, keywords = {Post-traumatic growth, pasien pasca stroke}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika post-traumatic growth pada pasien pasca stroke dan mengeksplorasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi serta bagaimana proses post-traumatic growth pada pasien pasca stroke. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode fenomenologis dan teknik analisis yang digunakan adalah Deskripsi Fenomenologi Individual (DFI). Subjek yang dilibatkan dalam penelitian berjumlah tiga pasien pasca stroke yang dipilih menggunakan metode purposeful sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara semi-terstruktur. Temuan dari penelitian ini adalah pengalaman ketiga subjek mengalami post-traumatic growth di mana proses yang terjadi tidak mudah. Pada saat terserang stroke ketiga subjek memahami bahwa stroke adalah penyakit yang mengancam kehidupan sehingga mengalami tekanan batin dan krisis dalam kehidupan. Seiring waktu berjalan, subjek menilai bahwa stroke merupakan ujian dari tuhan sehingga ketiga subjek perlahan berusaha mengatasi krisis yang dialami. Post-traumatic growth yang muncul tidak terlepas dari faktor lingkungan subjek berupa dukungan dari keluarga maupun lingkungan sosial lainnya kepada subjek. Faktor internal juga berperan besar dalam pertumbuhan positif subjek seperti optimisme dan pengalaman spiritual yang terjadi pada masing-masing subjek. Ketiga subjek mengalami perubahan dalam hal peningkatan spiritual, hubungan kedekatan dengan keluarga dan sosial, kemungkinan baru dalam hidup, penghargaan hidup, dan kekuatan yang ada pada diri menunjukan adanya post-traumatic growth . }, issn = {2829-1859}, pages = {554--564} doi = {10.14710/empati.2019.26496}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/26496} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika post-traumatic growth pada pasien pasca stroke dan mengeksplorasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi serta bagaimana proses post-traumatic growth pada pasien pasca stroke. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode fenomenologis dan teknik analisis yang digunakan adalah Deskripsi Fenomenologi Individual (DFI). Subjek yang dilibatkan dalam penelitian berjumlah tiga pasien pasca stroke yang dipilih menggunakan metode purposeful sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara semi-terstruktur. Temuan dari penelitian ini adalah pengalaman ketiga subjek mengalami post-traumatic growth di mana proses yang terjadi tidak mudah. Pada saat terserang stroke ketiga subjek memahami bahwa stroke adalah penyakit yang mengancam kehidupan sehingga mengalami tekanan batin dan krisis dalam kehidupan. Seiring waktu berjalan, subjek menilai bahwa stroke merupakan ujian dari tuhan sehingga ketiga subjek perlahan berusaha mengatasi krisis yang dialami. Post-traumatic growth yang muncul tidak terlepas dari faktor lingkungan subjek berupa dukungan dari keluarga maupun lingkungan sosial lainnya kepada subjek. Faktor internal juga berperan besar dalam pertumbuhan positif subjek seperti optimisme dan pengalaman spiritual yang terjadi pada masing-masing subjek. Ketiga subjek mengalami perubahan dalam hal peningkatan spiritual, hubungan kedekatan dengan keluarga dan sosial, kemungkinan baru dalam hidup, penghargaan hidup, dan kekuatan yang ada pada diri menunjukan adanya post-traumatic growth.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University