skip to main content

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN RESONAN DENGAN BURNOUT PADA ANGGOTA KEPOLISIAN BRIGADIR MOBIL (BRIMOB) DETASEMEN A PELOPOR SUBDEN 2 SEMARANG

*Irfan Ari Kurniadi  -  Fakultas psikologi Universitas Diponegoro, Indonesia
Anggun Resdasari Prasetyo  -  Fakultas psikologi Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Instansi Kepolisian selalu melakukan pergantian pemimpin yang berlangsung setiap periode kepemimpinan. Setiap calon pemimpin memiliki gaya dalam memimpin masing-masing. Salah satu tipe gaya kepemimpinan yang diterapkan adalah gaya kepemimpinan resonan dimana pemimpin mampu menggerakan orang-orang dikelompoknya dengan penuh gairah, kekuatan, ketegasan, dan empati. Persepsi negatif anggota akan gaya kepemimpinan resonan menjadikan stresor di lingkungan kerja yang menjurus terjadinya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi gaya kepemimpinan resonan dengan burnout pada anggota Kepolisian Brigadir Mobil (Brimob) Detasemen A Pelopor Subden 2 Semarang. Subyek penelitian ini berjumlah 136 anggota. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Persepsi Gaya Kepemimpinan Resonan (32 aitem, α = 0,943) dan Skala Burnout (28 aitem,    α = 0,919) yang diujikan kepada 100 anggota. Analisis Spearman Rho menunjukan nilai rxy= -0,715 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil ini menunjukan bahwa adanya hubungan negatif yang signifikan antara persepsi gaya kepemimpinan resonan dengan burnout. Artinya semakin positif persepsi gaya kepemimpinan resonan di instansi tersebut maka akan semakin rendah burnout yang dialami anggota kepolisian.

Fulltext View|Download
Keywords: gaya; kepemimpinan; resonan
Article Info
Section: Research Articles
Language : ID-ID
Statistics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.