skip to main content

HUBUNGAN ANTARA WORK LIFE BALANCE DENGAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN PT. PERTANI (Persero)

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 25 Mar 2019; Published: 26 Mar 2019.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara work life balance dengan kepuasan kerja pada karyawan PT. Pertani (Persero). Kepuasan kerja adalah perasaan positif yang dirasakan oleh individu atas hasil pekerjaan yang dinilai penting. Work life balance adalah keseimbangan kehidupan kerja di mana seseorang terikat secara seimbang diantara tanggung jawab pekerjaan dan tanggung jawab dalam kehidupan. Populasi dalam penelitian ini adalah 110 karyawan dengan sampel 61 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur pada penelitian adalah Skala Kepuasan Kerja (40 aitem, α = .951), Skala Work Life Balance (31 aitem, α = .918). Analisis menggunakan regresi sederhana yang menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara work life balance dengan kepuasan kerja (r= .564;p=.000) (p<.05). Semakin tinggi work life balance maka semakin tinggi kepuasan kerja dan sebaliknya. Work life balance memberikan sumbangan positif sebesar 31,9% pada kepuasan kerja, sedangkan 68,1% dipengaruhi faktor lain yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini.

Fulltext View|Download
Keywords: work life balance; kepuasan kerja

Article Metrics:

  1. Agha, K., Azmi, T., & Irfan, A. (2017). Work-life balance and job satisfaction: An empirical study focusing on higher education teachers in Oman. International Journal Of Social Science Humanity,7(3), 164-171
  2. Almigo, N. (2004). Hubungan antara kepuasan kerja dengan produktifitas kerja karyawan. Jurnal Psyche, 1(1), 50-60
  3. Berg, P., Kalleberg A.L., & Appelbaum, E. (2003). Balancing work and family: The role of high commitment environments. Industrial Relations, 42(2), 168-188
  4. Burhanudin, W.R. (2012). Pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Makassar. Skripsi (Tidak Dipublikasikan). Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanudin, Makassar
  5. Greenhaus, J.H.,Collins, K.M., & Shaw, J.D. (2003). The relation between work –family balance and quality of life. Journal of Vocational Behavior. 510-531. doi: 10.1016/S0001-8791(02)00042-8
  6. Kanwar, Y., Singh, A., & Kodwani, A.(2009). Work life balance and burnout as predictors of job satisfaction in the IT-ITES industry. Journal of Business Perspective, 13(2)
  7. Lewison, J. (2006). The work/life balance sheet so far. Journal of Accountancy, 202(2), 45-49
  8. Luthans, F. (2006). Organizational behavior. International Edition. McGraw Hill, Singapore
  9. Lockwood, N, R. (2003). “Work/life balances : Challenges and solutions” society for human resource management, SHRM Research Journal. www.ispi.org/pdf/11/SuggestedReading/11_LockwoodWorkLifeBalances.pdf
  10. Maslichah, N.I & Hidayat, K. (2017). Pengaruh work-life balance dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Administrasi Bisnis, 4(1), 60-68
  11. Rifadha, M.U.F. (2015). The impact of work life balance on job satisfaction of managerial level employees of people bank (Head Office) Sri Lanka. Journal Of Management, 12(1), 17-27
  12. Robbins, S.P., & Coulter, M. (2010). Manajemen. edisi kesepuluh. jilid 2. Alih Bahasa: Bob Sabran dan Devri Barnadi Putera. Jakarta: Erlangga
  13. Sutrisno, E. (2010). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta:Kencana Prenada Media Group
  14. Wang, H.M. & Feng, W.W. (2003). “Review on employee job satisfaction”. Commercial Research. China, 9,43-45
  15. Yonida, A. (2017). Kondisi Pertanian Di Indonesia Apakah Bisa Maju?. Diunduh dari https://farming.id/kondisi-pertanian-indonesia-apakah-bisa-maju/

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.