Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI23441, author = {Amalia Ramadhani and Dian Kaloeti}, title = {HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN AMAN TERHADAP ORANG TUA DAN KONTROL DIRI DENGAN INTENSI DELINKUENSI PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 4 SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {7}, number = {4}, year = {2019}, keywords = {kelekatan aman; orangtua}, abstract = { Masa remaja merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, sehingga pada masa ini terlihat adanya labilitas serta keterguncangan emosionalitas dalam diri remaja yang dapat menimbulkan intensi delinkuensi. Salah satu penyebab timbulnya intensi delinkuensi yaitu lemahnya pengendalian dorongan dalam diri serta masalah pada lingkungan keluarga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kelekatan aman terhadap orangtua dan kontrol diri dengan intensi delinkuensi pada siswa kelas XI SMK Negeri 4 Semarang. Populasi pada penelitian ini berjumlah 585 siswa kelas XI, dan sebanyak 219 siswa diambil sebagai sampel penelitian yang didapatkan dengan menggunakan teknik cluster random sampling . Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu skala intensi delinkuensi (60 aitem, α = .947), skala kelekatan aman terhadap orangtua (28 aitem, α = .891), dan skala kontrol diri (18 aitem, α = .881). Analisis menggunakan analisis regresi berganda dan sederhana untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kelekatan aman terhadap orangtua dan kontrol diri dengan intensi delinkuensi (BX1 = -.548; BX2 = -1.042; p = .000). Hasil analisis regresi sederhana pertama menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kelekatan aman terhadap orangtua dengan intensi delinkuensi (B = -.886; p = .000). Hasil analisis regresi sederhana kedua menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kontrol diri dengan intensi delinkuensi (B = -1.482; p = .000). Maka dapat disimpulkan bahwa untuk dapat terhindar dari intensi delinkuensi pada diri siswa, kelekatan aman terhadap orangtua saja tidak cukup namun juga dibutuhkan kemampuan mengontrol diri yang baik. }, issn = {2829-1859}, pages = {1331--1339} doi = {10.14710/empati.2018.23441}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/23441} }
Refworks Citation Data :
Masa remaja merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, sehingga pada masa ini terlihat adanya labilitas serta keterguncangan emosionalitas dalam diri remaja yang dapat menimbulkan intensi delinkuensi. Salah satu penyebab timbulnya intensi delinkuensi yaitu lemahnya pengendalian dorongan dalam diri serta masalah pada lingkungan keluarga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kelekatan aman terhadap orangtua dan kontrol diri dengan intensi delinkuensi pada siswa kelas XI SMK Negeri 4 Semarang. Populasi pada penelitian ini berjumlah 585 siswa kelas XI, dan sebanyak 219 siswa diambil sebagai sampel penelitian yang didapatkan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu skala intensi delinkuensi (60 aitem, α = .947), skala kelekatan aman terhadap orangtua (28 aitem, α = .891), dan skala kontrol diri (18 aitem, α = .881). Analisis menggunakan analisis regresi berganda dan sederhana untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kelekatan aman terhadap orangtua dan kontrol diri dengan intensi delinkuensi (BX1 = -.548; BX2 = -1.042; p = .000). Hasil analisis regresi sederhana pertama menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kelekatan aman terhadap orangtua dengan intensi delinkuensi (B = -.886; p = .000). Hasil analisis regresi sederhana kedua menunjukkan terdapat hubungan negatif dan signifikan antara kontrol diri dengan intensi delinkuensi (B = -1.482; p = .000). Maka dapat disimpulkan bahwa untuk dapat terhindar dari intensi delinkuensi pada diri siswa, kelekatan aman terhadap orangtua saja tidak cukup namun juga dibutuhkan kemampuan mengontrol diri yang baik.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University