MAKNA SPIRITUALITAS PADA PENGANUT AJARAN SAMIN

Adhita Wahyu Nurmala, Diana Rusmawati

Abstract


Masyarakat Samin merupakan masyarakat yang unik. Ajaran Samin awalnya merupakan gerakan moral yang kemudian berkembang menjadi gerakan kultural dan bahkan menggulirkan keyakinan tersendiri. Tujuan utama penelitian ini adalah memahami makna spiritualitas pada penganut ajaran Samin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pemilihan subjek menggunakan teknik snowball sampling yang berasal dari desa Klopodhuwur, Blora. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). IPA merupakan metode sistematis yang berfokus pada makna yang diperoleh subjek terhadap pengalamannya. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara. Peneliti menemukan bahwa proses pemaknaan subjek terhadap spiritualitas ajaran Samin terdiri dari : (1) Sejarah dan ajaran masyarakat Samin, (2) Wujud spiritualitas, (3) Penghayatan spritualitas. Penelitian ini sampai pada kesimpulan bahwa penganut ajaran Samin masih melaksanakan aktivitas sesuai keyakinan yang diturunkan secara turun temurun karena setiap aktivitas tersebut memiliki makna yang dapat memberi petunjuk dan mengarahkan mereka untuk selalu berbuat kebaikan dan menjaga kerukunan selama hidup.

Kata kunci: Spiritualitas; Ajaran Samin; Klopodhuwur


Keywords


Spiritualitas; Ajaran Samin; Klopodhuwur

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


---------------------------------------------------------------------------

Jurnal Empati

Fakultas Psikologi UNDIP

Gedung Dekanat Fakultas Psikologi

Universitas Diponegoro - psikologi@undip.ac.id


 


Creative Commons License
Empati by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/empati is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats